Berita

Musrenja Polinela 2026, Sinergi Akademik dan Industri untuk Lulusan yang Unggul dan Berdampak

Polinela, Kamis (19/06/2025). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan Musyawarah Rencana Kerja (Musrenja) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Sakura, Kampus Polinela. Kegiatan ini bertema “Melalui Musyawarah Rencana Kerja, Politeknik Negeri Lampung siap meningkatkan relevansi dan daya saing lulusan melalui pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak terhadap masyarakat serta dunia usaha dan industri.”

Musrenja dipimpin langsung oleh Direktur Polinela, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., serta dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, ketua jurusan, dan Ketua Unit Penunjang Akademik (UPA) di lingkungan Polinela. Forum ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas program kerja tahun 2026 yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, industri, dan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Prof. Sarono menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri

Dalam sambutannya, Prof. Sarono menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan berdaya saing tinggi.

“Musyawarah Rencana Kerja ini adalah forum yang sangat penting dalam merancang langkah-langkah strategis institusi ke depan. Kita ingin pendidikan vokasi di Polinela tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. Untuk itu, inovasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan menjadi prinsip utama dalam setiap program yang dirumuskan,” tegas Prof. Sarono.

Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Ir. Beni Hidayat, M.Si., turut menyampaikan bahwa Musrenja juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian program sebelumnya sekaligus penyelarasan program baru yang responsif terhadap kondisi riil di lapangan.

Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Ir. Beni Hidayat, M.Si., turut menyampaikan bahwa Musrenja juga menjadi ruang evaluasi

“Musrenja tidak hanya membahas rencana, tetapi juga merefleksikan perjalanan dan tantangan yang sudah dan akan dihadapi. Keterlibatan aktif para pimpinan jurusan dan unit sangat penting dalam menjaga arah strategis institusi tetap sejalan dengan visi Polinela sebagai kampus vokasi unggul dan adaptif,” jelas Dr. Beni.

Dalam sesi diskusi, para Ketua Jurusan dan pimpinan UPA menyampaikan berbagai usulan strategis, mulai dari pengembangan kurikulum berbasis industri, optimalisasi laboratorium terintegrasi, hingga penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Dengan terselenggaranya Musrenja ini, Polinela menegaskan kembali komitmennya untuk terus bertransformasi sebagai institusi pendidikan vokasi yang relevan, solutif, dan berdampak

Dengan terselenggaranya Musrenja ini, Polinela menegaskan kembali komitmennya untuk terus bertransformasi sebagai institusi pendidikan vokasi yang relevan, solutif, dan berdampak. Musrenja diharapkan menjadi fondasi kuat dalam merancang langkah-langkah konkret guna mendukung pencapaian SDM unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan.