Berita Mahasiswa

UKM Bidang Seni Polinela Tampilkan Kolaborasi Seni Budaya Lampung dalam SENDATARA 2025

Polinela, Rabu (24/12/2025). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS) sukses menyelenggarakan SENDATARA (Senandung Budaya Nusantara), sebuah pertunjukan seni kolaboratif yang melibatkan seluruh divisi UKMBS, meliputi Divisi Musik, Paduan Suara, Tari, Teater, Rupa, serta Sub Divisi Perkusi. Kegiatan ini digelar di Taman Budaya, pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta civitas akademika.

seni kolaboratif yang melibatkan seluruh divisi UKMBS, meliputi Divisi Musik, Paduan Suara, Tari, Teater, Rupa, serta Sub Divisi Perkusi.

Mengusung tema “Pekhiau Aksara Jamo Irama”, SENDATARA tahun ini berfokus pada pengenalan dan pelestarian kekayaan adat dan budaya Lampung melalui perpaduan unsur sastra, aksara, musik, tari, dan teater. Tema tersebut menggambarkan harmoni antara suara, aksara, dan irama yang dirangkai menjadi satu kesatuan pertunjukan seni yang sarat makna budaya.

Ketua Pelaksana SENDATARA, Ramda Way Labewa, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Sebagai Ketua Pelaksana, saya merasa bangga dan bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan SENDATARA (Senandung Budaya Nusantara). Acara ini bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan, melestarikan, dan mengapresiasi kekayaan budaya Lampung yang begitu beragam. Semoga kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan menjadi wadah untuk mengekspresikan kreativitas kita bersama,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum UKMBS Polinela, Djob Albert Grandito Sirait, menegaskan bahwa SENDATARA merupakan wujud kecintaan mahasiswa terhadap budaya daerah.

“Saya merasa sangat bangga melihat antusiasme dan semangat teman-teman dalam menghidupkan SENDATARA yang penuh makna ini. Kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk nyata kecintaan kita terhadap warisan budaya Lampung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Harapannya, UKMBS dapat terus tumbuh sebagai komunitas seni yang kreatif, solid, dan mampu memberikan dampak positif baik di dalam maupun di luar kampus,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina UKMBS Polinela, Ulin Nuha Alfani, S.E., M.Ak., menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi dan dedikasi mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai budaya. Ia menilai SENDATARA sebagai ruang pembelajaran sekaligus ekspresi seni yang strategis.

“SENDATARA merupakan bukti bahwa mahasiswa Polinela tidak hanya unggul secara akademik dan vokasi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya daerah. Kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan kebanggaan terhadap identitas budaya Lampung,” tuturnya.

Melalui SENDATARA, Polinela menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, sekaligus berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda seni budaya yang inspiratif bagi generasi muda serta masyarakat luas.