Polinela, Senin (09/03/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menorehkan capaian penting dalam pengembangan inovasi pertanian nasional. Dua varietas semangka hasil pemuliaan dosen Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Program Studi Teknologi Perbenihan resmi memperoleh Tanda Daftar Varietas Tanaman dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP).
Dua varietas yang berhasil didaftarkan tersebut adalah Midori Suika dan Dakanela, yang merupakan hasil pemuliaan tanaman oleh Ir. Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D. Kedua varietas semangka (Citrullus lanatus) tersebut kini tercatat sebagai varietas hasil pemuliaan yang telah terdaftar secara resmi pada sistem perlindungan varietas tanaman di bawah Kementerian Pertanian.
Varietas Midori Suika memperoleh nomor pendaftaran 39/A.9/03/2026 dengan tanggal penerimaan pendaftaran pada 5 Maret 2026. Sementara itu, varietas Dakanela terdaftar dengan nomor 41/A.9/03/2026 yang ditetapkan pada 6 Maret 2026. Keduanya didaftarkan oleh Politeknik Negeri Lampung sebagai pemohon dan telah dicatat dalam Daftar Umum Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), sehingga keberadaannya diakui secara legal sebagai varietas hasil pemuliaan yang memiliki identitas dan karakteristik tersendiri.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata Polinela dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang pertanian. Proses pemuliaan tanaman yang dilakukan melalui penelitian dan pengujian yang sistematis menjadi bukti bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam melahirkan varietas unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen institusi pendidikan vokasi dalam mendorong riset terapan yang berdampak langsung bagi sektor pertanian dan masyarakat luas. Menurutnya, inovasi varietas tanaman merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian ini menunjukkan bahwa Polinela tidak hanya fokus pada pendidikan vokasi, tetapi juga aktif menghasilkan inovasi di bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan sektor industri pertanian. Melalui riset dan pemuliaan tanaman, kami berharap dapat menghadirkan varietas unggul yang memberikan nilai tambah bagi petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, keberhasilan pendaftaran varietas Midori Suika dan Dakanela diharapkan dapat membuka peluang pengembangan lebih lanjut, baik dalam bentuk diseminasi teknologi, produksi benih, maupun kerja sama dengan mitra industri dan petani. Varietas yang dihasilkan melalui riset perguruan tinggi memiliki potensi untuk menjadi solusi dalam menghadapi tantangan pertanian modern, seperti perubahan iklim, kebutuhan peningkatan produktivitas, serta tuntutan kualitas hasil pertanian.
Terdaftarnya varietas Midori Suika dan Dakanela menjadi tonggak penting bagi Polinela dalam memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul di bidang pertanian. Ke depan, Polinela akan terus mendorong pengembangan varietas unggul baru melalui kegiatan penelitian dan pemuliaan tanaman guna mendukung peningkatan daya saing produk hortikultura Indonesia serta memperkuat ketahanan pangan nasional.





