Polinela, Selasa (16/12/2025). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima audiensi dan membahas peluang kerja sama strategis dengan PT East West Seed Indonesia dalam rangka penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan vokasi, magang industri mahasiswa, serta penelitian dosen. Pertemuan berlangsung di Ruang Direktur Politeknik Negeri Lampung dan menjadi langkah awal sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan industri perbenihan nasional.
Direktur Politeknik Negeri Lampung menerima langsung Tim PT East West Seed Indonesia yang terdiri atas Muryanto selaku General Manager R&D Non Breeding, Arief Budiman sebagai External Engagement Officer, Khadimah selaku R&D Farm Manager, Ahmad Fikri Mubarok selaku Legal and External Engagement Manager, serta Renita Fajarwati sebagai Sales Area. Audiensi ini membahas arah kerja sama yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Wakil Direktur Bidang Akademik Didik Kuswadi, S.TP., M.Si., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Sekretaris Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Rizky Rahmadi, S.P., M.P. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen Polinela dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Kerja sama yang dibahas mencakup pengembangan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri perbenihan, program magang industri bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesiapan kerja, serta kolaborasi penelitian dosen yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pengembangan sektor pertanian. PT East West Seed Indonesia menyampaikan kesiapan untuk berkontribusi melalui transfer pengetahuan, dukungan fasilitas, serta pendampingan praktis di lingkungan industri.
Melalui audiensi ini, Politeknik Negeri Lampung berharap terjalin kemitraan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat riset terapan, serta mendukung pembangunan pertanian nasional berbasis inovasi dan teknologi.






