Berita

Jawab Kebutuhan Industri Pangan Halal, Tahun 2026 Polinela Resmi Buka Program Studi Baru

Polinela, Jum’at (20/02/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan vokasi dengan dibukanya Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Pangan Halal. Pembukaan program studi tersebut berdasarkan keputusan resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 37/B/O/2026.

Program studi baru ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan industri pangan halal yang terus berkembang, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi pangan berbasis standar halal. Kehadiran program tersebut juga mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan terapan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan pasar kerja.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Pangan Halal merupakan tonggak penting bagi pengembangan akademik kampus. Ia menegaskan bahwa sektor industri halal, khususnya pangan, memiliki potensi besar sehingga memerlukan tenaga profesional yang tidak hanya memahami teknologi produksi, tetapi juga aspek jaminan halal, keamanan pangan, dan inovasi produk.

“Program studi ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap berkontribusi dalam penguatan industri pangan halal nasional. Kami optimistis lulusan nantinya dapat menjadi penggerak inovasi dan menjaga kualitas produk pangan sesuai standar halal global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Polinela berkomitmen menyiapkan kurikulum berbasis praktik, fasilitas laboratorium pendukung, serta kerja sama dengan industri dan lembaga sertifikasi halal guna memastikan proses pembelajaran berjalan optimal. Pendekatan vokasi terapan menjadi kekuatan utama agar lulusan memiliki kesiapan kerja sekaligus kemampuan inovatif.

Pembukaan program studi ini juga menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi dalam meningkatkan daya saing pendidikan tinggi vokasi, khususnya di bidang agroindustri dan teknologi pangan. Selain memperluas akses pendidikan, program tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan ekonomi berbasis industri halal yang semakin diminati baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan hadirnya Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Pangan Halal, Polinela menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat, industri, dan pembangunan bangsa.