Polinela, Selasa (23/12/2025). Jurusan Perikanan dan Kelautan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan International Guest Lecture bertempat di Ruang Sidang Polinela dengan tema “Applied Water Quality Monitoring Instruments for Fisheries & Marine Applications”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Mr. Yannis Cuypers, Ph.D. dari Laboratorie d’Oceanographie du Climat (L’OCEAN).
Kegiatan dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., serta diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas dosen, PLP, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa Jurusan Perikanan dan Kelautan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan, Pindo Witoko, S.Pi., M.P., yang menyampaikan harapan agar kerja sama antara Polinela dan L’OCEAN yang telah terjalin sejak 2022 dapat terus berlanjut. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan hibah instrumen pemantauan kualitas perairan untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Akademik mengapresiasi konsistensi Jurusan Perikanan dan Kelautan dalam membangun kolaborasi internasional dengan L’OCEAN dari Sorbonne University. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan memberikan dampak akademik dan sosial, serta mendukung pengembangan Keramba Jaring Apung (KJA) Polinela melalui penguatan riset dan keberlanjutan budidaya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan alat secara simbolis dan dokumentasi.
Rangkaian kerja sama ini juga mencakup pelatihan penggunaan instrumen pemantauan kualitas perairan yang telah dilaksanakan pada 15–18 Desember 2025 bagi perwakilan dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas teknis dalam pengoperasian, pemeliharaan, dan pemanfaatan data instrumen untuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada sesi guest lecture, Mr. Yannis Cuypers memaparkan materi terkait fitoplankton, mekanisme upwelling, serta isu harmful algal blooms (HABs) di perairan Teluk Hurun, Pesawaran, Lampung, berdasarkan hasil riset kolaboratif antara L’OCEAN, Polinela, dan Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. Penyampaian materi berlangsung interaktif melalui kuis, diskusi, serta sesi tanya jawab yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman bagi sivitas akademika Polinela mengenai dinamika kualitas perairan dan potensi dampaknya terhadap sektor perikanan dan kelautan, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional Polinela.





