Berita

FWD1 di Polinela Tetapkan Ketua Baru, Perkuat Kepemimpinan Forum Akademik Nasional

Polinela, Kamis (02/04/2026). Pelaksanaan Forum Wakil Direktur Bidang Akademik (FWD1) Politeknik Negeri se-Indonesia di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mencapai puncaknya melalui agenda pemilihan dan penetapan Ketua Forum Wadir 1 yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan. Agenda ini menjadi momen penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan forum yang strategis dan progresif.

Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat. Para peserta forum secara aktif memberikan pandangan serta pertimbangan dalam menentukan figur yang dinilai mampu membawa forum menuju arah yan]g lebih adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi vokasi.

Ketua forum sebelumnya, Ir. Revalin Herdianto, ST., M.Sc., Ph.D, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan dukungan seluruh anggota selama masa kepemimpinannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terbangun. Forum ini adalah ruang kolaborasi yang sangat penting, dan saya yakin kepemimpinan selanjutnya akan membawa forum ini semakin maju,” ujarnya.

Ketua Forum Wadir 1 terpilih Ahmad Riyad Firdaus, Ph.D, dalam sambutan perdananya menyampaikan komitmennya untuk memperkuat koordinasi nasional.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Kami akan mendorong kolaborasi yang lebih erat antar politeknik negeri serta memastikan forum ini responsif terhadap kebijakan dan tantangan pendidikan vokasi ke depan,” ungkapnya.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan pentingnya kepemimpinan yang visioner dalam forum ini.

“Kepemimpinan yang kuat akan menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan program strategis forum serta mempercepat transformasi pendidikan vokasi di Indonesia,” tuturnya.

Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., turut memberikan pandangan terkait pentingnya agenda ini dalam memperkuat tata kelola forum.

“Pemilihan Ketua Forum Wadir 1 bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan program kerja yang berdampak luas. Kami berharap kepemimpinan yang baru mampu memperkuat koordinasi, mempercepat implementasi kebijakan akademik, serta meningkatkan kualitas pendidikan vokasi secara nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa forum ini memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antar politeknik negeri.

“FWD1 harus menjadi ruang sinergi yang produktif dalam merespons berbagai kebijakan, termasuk pengembangan kurikulum, sistem akademik, hingga peningkatan mutu lulusan,” tambahnya.

Dengan terlaksananya pemilihan dan serah terima jabatan ini, diharapkan Forum Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri se-Indonesia semakin solid dan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai penggerak utama penguatan pendidikan vokasi nasional.