Polinela, Jum’at (10/04/2026). Dosen Jurusan Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Agribisnis Pangan, Dr. Sutarni, S.P., M.E.P., telah melaksanakan Ujian Terbuka (Promosi) Program Doktor Ilmu Ekonomi Pertanian di Universitas Lampung. Momentum akademik ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan Polinela dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik yang unggul dan berdaya saing.
Dalam ujian terbuka tersebut, Dr. Sutarni dengan disertasi berjudul “Analisis Efisiensi dan Risiko Produksi untuk Mendukung Keberlanjutan Usahatani Kopi Robusta di Provinsi Lampung”. Penelitian ini mengangkat isu strategis yang relevan dengan kondisi riil sektor pertanian di Lampung, di mana kopi robusta merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting dalam perekonomian daerah maupun nasional.
Dalam pemaparannya, Dr. Sutarni menegaskan bahwa tanpa pengelolaan yang tepat, risiko-risiko tersebut dapat berdampak langsung terhadap produktivitas dan stabilitas pendapatan petani, sehingga mengancam keberlanjutan usahatani.
Lebih lanjut, hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi secara akademis, tetapi juga menjadi rujukan praktis bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan kopi robusta yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh Dr. Sutarni. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan pencapaian luar biasa yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Sutarni atas keberhasilannya meraih gelar doktor. Ini adalah bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mengembangkan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Direktur Polinela menilai bahwa disertasi yang diangkat memiliki nilai strategis karena secara langsung menyentuh persoalan utama dalam sektor perkebunan, khususnya pada komoditas kopi robusta yang menjadi salah satu andalan Provinsi Lampung.
“Penelitian ini sangat penting karena membahas efisiensi dan risiko produksi yang menjadi tantangan utama petani. Kami berharap hasil penelitian ini tidak berhenti pada tataran akademik, tetapi dapat diimplementasikan dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani kopi,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dosen sebagai bagian dari penguatan institusi pendidikan vokasi yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Polinela terus mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya. Hal ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menciptakan pendidikan vokasi yang inovatif, aplikatif, dan berdampak luas bagi pembangunan sektor pertanian,” tegasnya.
Keberhasilan Dr. Sutarni ini sekaligus mempertegas peran Politeknik Negeri Lampung sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada pembelajaran praktis, tetapi juga aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis riset terapan yang mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan agribisnis.




