Polinela, Jum’at (03/04/2026). Dosen Jurusan Ekonomi dan Bisnis Program Studi Pengelolaan Agribisnis Politeknik Negeri Lampung (Polinela) sekaligus Ketua Unit Pengelola Bisnis, Sri Handayani, S.P., M.E.P., telah melaksanakan Ujian Terbuka (Promosi) Program Doktor Ilmu Ekonomi Pertanian di Universitas Lampung dengan disertasi berjudul “Model Keberlanjutan Agribisnis Padi Organik di Provinsi Lampung (Analisis Kinerja, Kelayakan, dan Preferensi Petani)”.
Disertasi yang diangkat oleh Sri Handayani menyoroti urgensi pengembangan agribisnis padi organik sebagai bagian dari sistem pertanian berkelanjutan. Melalui pendekatan analisis kinerja usaha, kelayakan finansial, serta preferensi petani, penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual agribisnis padi organik di Provinsi Lampung. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai faktor penentu keberlanjutan usaha, mulai dari efisiensi produksi, akses pasar, dukungan kebijakan, hingga perilaku dan preferensi petani dalam mengadopsi sistem pertanian organik.
Lebih lanjut, hasil penelitian tersebut menawarkan model strategis yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan agribisnis padi organik yang berdaya saing dan berkelanjutan. Model ini tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan dimensi sosial dan lingkungan, sehingga diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem pertanian yang lebih resilien serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani.
Sri Handayani menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ujian terbuka tersebut. Ia mengungkapkan bahwa penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap tantangan yang dihadapi petani padi organik, sekaligus keyakinan akan potensi besar sektor ini dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
“Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam merumuskan strategi pengembangan agribisnis padi organik yang tidak hanya layak secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara sosial dan lingkungan. Saya berharap hasil kajian ini dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan, khususnya dalam mendorong petani untuk mengadopsi sistem pertanian organik secara lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian yang diraih oleh Sri Handayani. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen dosen Polinela dalam meningkatkan kompetensi akademik dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Sri Handayani atas keberhasilan dalam menyelesaikan studi doktoralnya. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik institusi serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia Polinela,” ungkapnya.
“Topik yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian saat ini, terutama dalam mendorong sistem agribisnis yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan petani. Kami berharap hasil disertasi ini dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan serta pengembangan program-program inovatif di sektor pertanian, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tambahnya.
Keberhasilan ini semakin mempertegas peran Politeknik Negeri Lampung sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia profesional, adaptif, dan berdaya saing, serta aktif dalam mendorong inovasi dan pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia.





