Berita Kegiatan

Dorong Kemandirian dan Inovasi, Polinela Laksanakan Workshop Penyusunan Dokumen Return on Investment Tridarma

Polinela, Kamis (13/11/2025). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Return of Investment (ROI) Tridarma, bertempat di Ruang Sidang Utama Polinela, sebagai upaya meningkatkan kapasitas sivitas akademika dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi berbasis analisis kelayakan usaha.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, serta perwakilan unit pelaksana di lingkungan Polinela. Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si.

Dalam sambutannya, Dr. Dwi Puji Hartono menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat perencanaan dan implementasi program Tridarma agar lebih terukur dari segi manfaat dan keberlanjutan. “Penyusunan dokumen ROI ini bukan sekadar menghitung keuntungan secara finansial, namun juga bagaimana kita mengukur dampak akademik, sosial, dan ekonomi dari setiap kegiatan Tridarma yang kita jalankan. Dengan demikian, setiap program yang kita rancang memiliki dasar kelayakan dan nilai manfaat yang jelas,” ujar Dr. Dwi Puji Hartono.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pendekatan berbasis Return of Investment dapat membantu institusi vokasi seperti Polinela dalam memperkuat tata kelola, memperluas kolaborasi, dan memastikan setiap aktivitas pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat memiliki nilai tambah yang konkret.

Workshop ini menghadirkan Dr. Feryanto, S.P., M.Si. dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau membawakan materi bertema “Optimalisasi Kesiapan Usaha dengan Pendekatan Analisis Kelayakan Usaha melalui Penyusunan Return on Investment sebagai Dasar Penilaian Kelayakan.”

Dr. Feryanto menjelaskan bahwa ROI dapat menjadi instrumen penting dalam menilai efisiensi dan efektivitas kegiatan berbasis Tridarma, baik di bidang akademik maupun pengembangan unit bisnis di lingkungan kampus.

“ROI bukan hanya alat ukur finansial, tetapi juga panduan bagi perguruan tinggi dalam merencanakan investasi sumber daya manusia, sarana, dan kegiatan akademik agar menghasilkan output yang berdaya guna dan berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, peserta workshop diharapkan mampu menyusun dokumen ROI secara sistematis dan menerapkannya dalam kegiatan Tridarma di masing-masing unit kerja. Workshop ini juga menjadi sarana berbagi praktik baik antar civitas akademika dalam penguatan manajemen keuangan dan perencanaan strategis kampus.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta antusias menggali lebih dalam penerapan ROI dalam konteks kegiatan penelitian terapan, pengabdian masyarakat, dan pengembangan teaching factory di Polinela.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Politeknik Negeri Lampung menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan kegiatan Tridarma yang berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia industri.