Sumbagsel Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/sumbagsel/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Fri, 10 Apr 2026 10:25:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Sumbagsel Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/sumbagsel/ 32 32 Dorong Optimalisasi Lahan, Polinela Kolaborasi dalam Survei Cetak Sawah Nasional 2025–2026 https://polinela.ac.id/dorong-optimalisasi-lahan-polinela-kolaborasi-dalam-survei-cetak-sawah-nasional-2025-2026/ Fri, 10 Apr 2026 10:25:23 +0000 https://polinela.ac.id/?p=14608 Polinela, Jum’at (10/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kunjungan Balai Lahan Irigasi dan Pertanian Kementerian Pertanian Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam rangka pelaksanaan kegiatan Survei, Investigasi, dan Desain (SID) Cetak Sawah, sebagai bagian dari program strategis nasional swasembada pangan tahun 2025–2026. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi […]

The post Dorong Optimalisasi Lahan, Polinela Kolaborasi dalam Survei Cetak Sawah Nasional 2025–2026 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Jum’at (10/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kunjungan Balai Lahan Irigasi dan Pertanian Kementerian Pertanian Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam rangka pelaksanaan kegiatan Survei, Investigasi, dan Desain (SID) Cetak Sawah, sebagai bagian dari program strategis nasional swasembada pangan tahun 2025–2026.

Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi vokasi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian berkelanjutan. Polinela dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki kapasitas akademik, sumber daya manusia, serta fasilitas penunjang dalam mendukung proses perencanaan cetak sawah secara komprehensif.

Program SID Cetak Sawah merupakan tahapan krusial yang bertujuan memastikan kelayakan teknis, fisik, dan sosial terhadap pengembangan lahan baru seluas 225 ribu hektar, khususnya pada wilayah rawa dan lahan tidur. Melalui pendekatan berbasis data dan teknologi, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan lahan sawah baru yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, SID mencakup beberapa komponen utama. Pada tahap survei dan investigasi, dilakukan pemetaan lahan berbasis Geographic Information System (GIS), analisis topografi, uji kesesuaian tanah, serta identifikasi ketersediaan sumber air yang berkelanjutan. Tahap ini menjadi fondasi penting dalam menentukan potensi dan kendala lahan yang akan dikembangkan.

Selanjutnya, pada tahap desain dan perencanaan, disusun dokumen teknis yang mencakup tata letak sistem irigasi serta perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara rinci dan presisi. Aspek legalitas juga menjadi perhatian utama dengan memastikan bahwa lahan yang akan dikembangkan berada dalam status clean and clear, tidak berada di kawasan konservasi maupun hutan, serta sesuai dengan peruntukan tata ruang.

Dalam kegiatan ini, pemanfaatan teknologi modern turut menjadi keunggulan, seperti penggunaan drone LiDAR, Geolidar Airborne Laser Scanning (ALS), serta kamera multispektral untuk menghasilkan data pemetaan yang akurat dan terintegrasi. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan lembaga teknis juga dilakukan guna menjamin validitas hasil kajian.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si.dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Polinela siap berkontribusi aktif dalam mendukung program strategis nasional, khususnya dalam penguatan sektor pertanian berbasis inovasi dan teknologi.

“Polinela memiliki komitmen kuat dalam mendukung swasembada pangan melalui pengembangan keilmuan terapan, riset, serta kolaborasi lintas sektor. Kegiatan SID ini menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan keahlian akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional,” ujarnya.

Melalui kegiatan SID ini, diharapkan tercipta kepastian produksi pertanian dengan meminimalisir risiko kegagalan akibat keterbatasan air atau kualitas tanah yang tidak memadai. Selain itu, program ini juga berperan dalam meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan sub-optimal menjadi lahan pertanian produktif yang terintegrasi dengan mekanisasi modern.

Keterlibatan Polinela dalam kegiatan ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi vokasi sebagai motor penggerak pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

The post Dorong Optimalisasi Lahan, Polinela Kolaborasi dalam Survei Cetak Sawah Nasional 2025–2026 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>