Program Studi baru Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/program-studi-baru/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Fri, 05 Apr 2024 04:14:26 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Program Studi baru Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/program-studi-baru/ 32 32 Perbedaan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Dan Kimia Terapan https://polinela.ac.id/perbedaan-program-studi-teknologi-rekayasa-kimia-industri-dan-kimia-terapan/ Thu, 04 Apr 2024 02:09:45 +0000 https://polinela.ac.id/?p=9580 Polinela, Kamis (04/04/2024). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) resmi mendapatkan izin pembukaan Program Studi Kimia Terapan jenjang sarjana terapan, yang akan menambah kekuatan bidang keilmuan terapan di Polinela. Namun, hal ini memunculkan pertanyaan, “Apa perbedaan utama antara Program Studi Kimia Terapan dengan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) yang telah ada sebelumnya?”. Program Studi Kimia […]

The post Perbedaan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Dan Kimia Terapan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Kamis (04/04/2024). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) resmi mendapatkan izin pembukaan Program Studi Kimia Terapan jenjang sarjana terapan, yang akan menambah kekuatan bidang keilmuan terapan di Polinela.

Namun, hal ini memunculkan pertanyaan, “Apa perbedaan utama antara Program Studi Kimia Terapan dengan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) yang telah ada sebelumnya?”.

Program Studi Kimia Terapan termasuk dalam ranah ilmu pengetahuan alam atau science. Fokus utamanya adalah menerapkan prinsip-prinsip kimia dalam menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang, seperti farmasi, bioteknologi, material, dan lingkungan.

Tujuan akhirnya adalah memperoleh pemahaman yang kokoh mengenai dasar-dasar kimia dan menerapkannya dalam konteks spesifik untuk mengembangkan produk atau solusi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Program studi ini secara erat terkait dengan studi Kimia pada umumnya di perguruan tinggi.

Di sisi lain, Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) termasuk dalam ranah ilmu teknik atau engineering. Fokusnya adalah menerapkan prinsip-prinsip kimia untuk merancang, mengembangkan, dan meningkatkan proses industri yang melibatkan reaksi kimia.

Tujuan akhir dari program ini adalah menghasilkan produk dan proses yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Mahasiswa TRKI akan mempelajari tentang desain, kontrol, dan optimalisasi proses industri kimia.

Perbedaan mendasar antara kedua program studi ini terletak pada pendekatan aplikasi kimia. Kimia Terapan lebih menitikberatkan pada pemahaman dasar kimia dan penerapannya dalam berbagai konteks praktis dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, TRKI lebih menekankan pada aspek rekayasa dan teknik untuk menghasilkan produk secara efisien dan ekonomis dalam skala industri.

Dengan demikian, meskipun keduanya berfokus pada studi kimia, pencapaian pembelajaran dan tujuan akhirnya berbeda, mencerminkan perbedaan dalam pendekatan ilmiah dan praktis. Kehadiran kedua program studi ini di Polinela memberikan pilihan yang beragam bagi calon mahasiswa yang tertarik dalam bidang kimia, sesuai dengan minat dan tujuan karier mereka masing-masing.

Devy Cendekia, S.Si., M.Si., anggota tim taskforce pembentukan Program Studi Kimia Terapan, menjelaskan bahwa Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri menekankan pengembangan teknologi dalam industri kimia, sementara Kimia Terapan lebih menekankan pada penerapan konsep kimia dalam berbagai konteks praktis.

Selain itu, kurikulum Teknologi Rekayasa Kimia Industri lebih bersifat teknis dengan fokus pada rekayasa proses industri kimia, sementara Kimia Terapan menawarkan pendekatan yang lebih luas dengan memperkenalkan aplikasi kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal tujuan karir, lulusan Teknologi Rekayasa Kimia Industri umumnya bekerja sebagai insinyur atau teknisi di industri kimia, sementara lulusan Kimia Terapan memiliki peluang karir yang lebih bervariasi, termasuk di industri makanan, farmasi, dan lingkungan.

The post Perbedaan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Dan Kimia Terapan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Implementasi Teknologi di Bidang Pertanian, Polinela Kerjasama dengan PT. Habibi Digital Nusantara https://polinela.ac.id/implementasi-teknologi-di-bidang-pertanian-polinela-kerjasama-dengan-pt-habibi-digital-nusantara/ Tue, 19 Oct 2021 07:02:45 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4168 Polinela, Selasa (19/10/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan PT. Habibi Digital Nusantara bertempat di Ruang Direktur Polinela. Penandatangan dilakukan oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si. sedangkan dari pihak PT. Habibi Digital Nusantara oleh Irsan Rajamin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tujuan diadakannya MoU ini adalah untuk melaksanakan […]

The post Implementasi Teknologi di Bidang Pertanian, Polinela Kerjasama dengan PT. Habibi Digital Nusantara appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Selasa (19/10/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan PT. Habibi Digital Nusantara bertempat di Ruang Direktur Polinela.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si. sedangkan dari pihak PT. Habibi Digital Nusantara oleh Irsan Rajamin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tujuan diadakannya MoU ini adalah untuk melaksanakan kegiatan “Smart Farming atau Precision Farming Berbasis IoT di Lahan Penelitian dan Produksi Benih Hortikultura Tropika Seed Teaching Farm (STEFA)” Prodi D4 Teknologi Perbenihan, dengan ruang lingkup:

a. pengadaan Internet of Things (IoT) Smart Farming di kelompok tani Provinsi Lampung dan Lahan Seed Teaching Farm Polinela sebagai tempat penelitian tentang teknologi budidaya dan produksi benih unggul atau smart agriculture;

b. pengembangan dan pengelolaan laboratorium IoT Smart Farming di lahan STEFA Polinela untuk kemajuan sistem Smart Farming PT. Habibi Digital Nusantara (Habibi Garden);

c. penukaran data dan atau informasi tentang hasil teknik bercocok tanam yang cerdas/smart farming;

d. pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki keduabelah pihak berupa sarana, prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran.

Polinela - MoU PT Habibi Digital Nusantara
Foto Bersama Polinela dan PT. Habibi Digital Nusantara

Perlu diketahui bahwa PT. Habibi Digital Nusantara merupakan perusahaan di bidang teknologi pertanian dengan memanfaatkan layanan IoT dan sensor realtime. perangkat pertanian presisi memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan tanaman pengguna tersebut. Hal ini dapat memberi makan tanaman tepat dengan jumlah yang tepat dari dosis berdasarkan data realtime lingkungan tanah yang diambil. Pengguna dapat memantau kondisi tanaman di mana saja kapan saja langsung dari smartphone. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan mengurangi kemungkinan kegagalan panen. Layanan IoT yang digunakan PT. Habibi Digital Nusantara memanfaatkan sensor realtime terhadap intensitas cahaya, suhu, kelembaban, dan tanaman nutrisi. Perangkat ini mengumpulkan informasi dan mengolahnya sehingga mereka dapat memberitahu petani dan menunjukkan beberapa informasi yang berguna tentang tanaman.

Diharapkan dengan adanya MoU ini dapat meningkatkan kerjasama dan dapat memberikan manfaat bagi pihak Polinela dan PT. Habibi Digital Nusantara.

The post Implementasi Teknologi di Bidang Pertanian, Polinela Kerjasama dengan PT. Habibi Digital Nusantara appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Penandatanganan MoU antara Polinela dengan PT. LDC Trading Indonesia https://polinela.ac.id/penandatanganan-mou-antara-polinela-dengan-pt-ldc-trading-indonesia/ Wed, 29 Sep 2021 06:33:46 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4095 Polinela, Rabu (29/09/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama PT. Louis Dreyfus Company (LDC) Trading Indonesia yang merupakan mengadakan penandatangan MoU di Polinela pada Hari Selasa, 28 September 2021 yang bertempat di Ruang Sidang Utama Polinela. PT. LDC Trading Indonesia merupakan perusahaan perdagangan global dan pemroses produk pertanianyang mempunyai tujuan untuk menciptakan nilai yang adil dan […]

The post Penandatanganan MoU antara Polinela dengan PT. LDC Trading Indonesia appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Rabu (29/09/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama PT. Louis Dreyfus Company (LDC) Trading Indonesia yang merupakan mengadakan penandatangan MoU di Polinela pada Hari Selasa, 28 September 2021 yang bertempat di Ruang Sidang Utama Polinela. PT. LDC Trading Indonesia merupakan perusahaan perdagangan global dan pemroses produk pertanianyang mempunyai tujuan untuk menciptakan nilai yang adil dan berkelanjutan, demi kepentingan generasi saat ini dan di masa depan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si, Pembantu Direktur I Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si, Pembantu Direktur II Ir. Ferziana, M.P, Pembantu Direktur III Ir. Beny Hidayat, M.Si, Kepala Unit Kerjasama Polinela, Ir. Zainal Mutaqin, M.Si, Ketua Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Ir. Bambang Utoyo, M.P, Ketua Program Studi Produksi dan Manajemen Industri Perkebunan dan Ketua Program Studi Produksi Tanaman Perkebunan Adryade Reshi Gusta, S.P., M.Si, sedangkan dari pihak PT. LDC Trading Indonesia diwakili oleh Rajat Dutt selaku CFO LDC beserta Tim.

Tujuan diadakannya MoU ini adalah untuk melaksanakan kerja sama secara terpadu, sinergis dan berkesinambungan di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia dengan ruang lingkup peningkatan kerjasama di bidang jasa konsultasi, pengembangan keterampilan dan pelatihan, peningkatan kerjasama pada kegiatan penelitian komoditas kopi dan kelapa sawit di Lampung, peningkatan kerjasama pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk pengembangan usaha komoditas kopi dan kelapa sawit di Lampung, peningkatan kerjasama di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), program pemagangan mahasiswa di unit kerja PT. LDC Trading Indonesia, program rekrutmen tenaga kerja bagi alumni apabila diperlukan dan memenuhi syara pada PT. LDC Trading Indonesia, dan Peningkatan kerjasama di bidang penggunaan kepakaran pada Polinela.

Polinela_Mou Polinela dan LDC
Foto Bersama Polinela dan PT. LDC Trading Indonesia

Kegiatan ini dilakukan sebagai lanjutan dari Audiensi yang telah dilaksanakan pada 16 Februari 2021 upaya untuk mengenal lebih dalam mengenai Program Studi baru Polinela dan diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta yang lainnya agar dapat membentuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan mengembangkan industri kopi dan kelapa sawit yang ada di Lampung.

The post Penandatanganan MoU antara Polinela dengan PT. LDC Trading Indonesia appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Focus Group Discussion Polinela dan Louis Dreyfus Company https://polinela.ac.id/focus-group-discussion-polinela-dan-louis-dreyfus-company/ Tue, 16 Feb 2021 08:28:00 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3244 Polinela, Selasa (16/02/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama Louis Dreyfus Company (LDC) mengadakan diskusi di Polinela pada Hari Selasa, 16 Februari 2021 pukul 09.00 WIB yang bertempat di Ruang Sidang Utama Polinela. Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si., Pembantu Direktur III Ir. Beny Hidayat, M.Si, Kepala Unit Kerjasama Polinela, Ir. […]

The post Focus Group Discussion Polinela dan Louis Dreyfus Company appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Selasa (16/02/2021). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama Louis Dreyfus Company (LDC) mengadakan diskusi di Polinela pada Hari Selasa, 16 Februari 2021 pukul 09.00 WIB yang bertempat di Ruang Sidang Utama Polinela.

Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si., Pembantu Direktur III Ir. Beny Hidayat, M.Si, Kepala Unit Kerjasama Polinela, Ir. Zainal Mutaqin, M.Si, Ketua Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Ir. Bambang Utoyo, M.P. dan Sekertaris Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Maryanti, S.T.P., M.Si. sedangkan dari pihak Louis Dreyfus Company (LDC) Provinsi Lampung diwakili oleh Charlotte Guibbaud Navaud Selaku Coffee Sustainability Coordinator Asia, Robertus Trihastoaji selaku Coffee Sustainability Manager Indonesia, dan Melissa Mustopo Selaku Head Of Robusta Origination.

Dalam sambutanya, Direktur Polinela, Dr. Ir. Sarono, M.Si., menjelaskan Polinela dalam membentuk Program Studi D4 Pengelolaan Perkebunan Kopi pada Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan dilandasi dengan media industri sebagai penunjang Program Studi tersebut. Program Studi Pengelolaan Perkebunan Kopi yang rencananya akan dibuka pada tahun ini memiliki komitmen yang tinggi karena prodi ini mempunyai prospek yang baik untuk kedepannya. Polinela akan berfokus mengelola Program Studi ini dari hulu sampai hilir.

Perwakilan dari Louis Dreyfus Company (LDC) Melissa Mustopo mengatakan pendidikan dalam industri kopi pada saat ini kurang memadai padahal dalam dunia perkopian untuk kedepannya memiliki prospek yang baik, oleh sebab itu  LDC berkunjung ke Polinela untuk mendiskusikan tentang Program Studi Pengelolaan Perkebunan Kopi ini yang sangat disambut dengan antusias oleh LDC, dan pihak LDC juga bersedia memberikan fasilitas sebagai sarana belajar peraktik langsung.

Ir. Beny Hidayat, M.Si, selaku Pembantu Direktur III menjelaskan bahwa prodi ini sudah disosialisasikan ke Kabupaten terutama Kabupaten Lampung Barat. Gubernur juga siap memberikan beasiswa untuk 5 orang terlebih dahulu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyambut antusias Program Studi Pengelolaan Perkebunan Kopi namun masih terkendala dana dimasa pandemi seperti ini.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengenal lebih dalam mengenai Program Studi baru Polinela dan diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta yang lainnya agar dapat membentuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan mengembangkan industri kopi yang ada di Lampung.

The post Focus Group Discussion Polinela dan Louis Dreyfus Company appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>