Kementerian kesehatan Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kementerian-kesehatan/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Sat, 11 Mar 2023 16:42:59 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Kementerian kesehatan Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kementerian-kesehatan/ 32 32 Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu https://polinela.ac.id/polinela-dampingi-pondok-pesantren-baitul-quran-metro-kembangkan-agrowisata-terpadu/ Mon, 06 Sep 2021 14:00:40 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4029 Polinela, Senin (06/09/2021). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan pengembangan lokasi agrowisata pertanian terpadu di lahan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kota Metro. Pondok Pesantren Baitul Quran yang beralamat di Jalan Murai, Purwosari, Metro Utara, Kota Metro bernaung di bawah Yayasan Nurul Hakim Madani, sebuah lembaga yang bergerak di bidang […]

The post Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (06/09/2021). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan pengembangan lokasi agrowisata pertanian terpadu di lahan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kota Metro. Pondok Pesantren Baitul Quran yang beralamat di Jalan Murai, Purwosari, Metro Utara, Kota Metro bernaung di bawah Yayasan Nurul Hakim Madani, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan dakwah.

Lembaga tersebut berusaha mengkader penghafal Al-Qur’an yang sekaligus juga memahaminya. Saat ini terdapat lebih dari 100 orang santri mukim yang belajar Al-Qur’an di Pondok Pesantren Baitul Qur’an. Kompetensi utama santri yang mondok di Pesantren Baitul Qur’an adalah memiliki hapalan Al-Qur’an, berkepribadian Islami, mempunyai kemampuan berorganisasi, memiliki jiwa leadership, dan peduli terhadap lingkungan.

Aktivitas utama kegiatan di pondok pesantren adalah mempelajari Al-Qur’an, aktivitas peribadatan, pengajian, bakti sosial, dan kegiatan sosial.
Pembina Yayasan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Joko Sudarmo, SE, M.M. mengatakan, selain fokus pada kegiatan utama peribadatan, santri di Pondok Pesantren baitul Qur’an juga diberikan beberapa kegiatan ekstrakurikuler seperti berkuda, panahan, futsal, pramuka, English Club, Arabica Club, desain grafis, kewirausahaan, nasyid/hadroh, mentoring, PMR, olimpiade MTK, IPA, dan IPS, serta kegiatan berkebun.

“Untuk mendukung aktivitas berkebun bagi pada santri mukim disediakan lahan pertanian seluas kurang lebih 1 ha, kandang ternak dan kolam ikan. Pengelola pondok pesantren juga berusaha untuk meningkatkan kompetensi para santri dengan memberikan pelajaran dan aktivitas kegiatan kewirausahaan terutama di bidang pertanian, dengan menerapkan konsep pertanian terpadu sekaligus menjadi inisiasi sebagai tempat agrowisata yang diberi nama Agrowisata Madani,” jelasnya.

Namun demikian, lanjutnya, pengelola pondok merasa belum mempunyai bekal yang cukup untuk melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, pihak Pengelola Yayasan Nurul Hakim Madani Pondok Pesantren Baitul Qur’an bekerjasama dengan Politeknik Negeri Lampung untuk mendapatkan bantuan, bimbingan, dan pendampingan dalam mengelola kebun pertaniannya untuk dijadikan lokasi agrowisata terpadu sekaligus tempat untuk menambah kompetensi para santri khususnya pada bidang pertanian.

Ketua Tim PKM Politeknik Negeri Lampung Dr. Dulbari, SP., MSi., mengatakan, Politeknik Negeri Lampung mempunyai peran dan tanggungjawab untuk mentransfer teknologi hasil-hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya pada bidang pengembangan pertanian terpadu sesuai dengan konsep yang dikembangakan oleh Pondok Pesantren Baitul Qur’an.

Salah satu komoditas unggulan hasil penelitian dosen Politeknik Negeri Lampung adalah edamame. Edamame merupakan salah satu jenis tanaman kedelai yang berasal dari daerah sub tropika yang telah berhasil dikembangkan di Indonesia. Tanaman ini dikonsumsi sebagai vegetable soybean (kedelai segar), dengan rasa yang unik dan kandungan nilai gizi yang tinggi sebagai sumber vitamin, mineral, protein, dan energi sangat baik bagi kesehatan.

“Edamame menjadi satu-satunya sayuran yang mengandung semua jenis asam amino esensial yang dapat menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan metabolisme dan kadar energi, serta membantu membangun otot dan sel-sel sistem imun,” ungkapnya.

Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Quran Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu
Kegiatan pendampingan dan bimbingan teknik dilakukan oleh Tim PKM Polinela

Kegiatan pendampingan dan bimbingan teknik dilakukan oleh Tim PKM yaitu Hidayat Saputra, SP.MSi., Destieka Ahyuni, SP.MSi., Lina Budiarti, SP. MSi., dan Miranda Ferwita Sari, SP. MSc., serta dibantu oleh PLP dan mahasiwa Program Studi Produksi Tanaman Pangan. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan dalam bentuk peralatan pertanian dan sarana produksi (pupuk, benih, dan mulsa plastik perak).

 

*Artikel telah dirilis pada https://radarlampung.co.id/

The post Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital https://polinela.ac.id/tim-pkm-polinela-adakan-pembinaan-manajemen-usaha-dan-pemasaran-digital/ Mon, 06 Sep 2021 06:46:01 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4021 Polinela, Senin (06/09/2021). Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah. Kegiatan pembinaan berlangsung di Aula pertemuan PPI dan Saung Kopi Desa di Jln.KH Ahmad Dahlan no 114, dsn 2 RT 9 , Kalirejo, Lampung Tengah pada Sabtu (4/9) yang […]

The post Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (06/09/2021). Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah.

Kegiatan pembinaan berlangsung di Aula pertemuan PPI dan Saung Kopi Desa di Jln.KH Ahmad Dahlan no 114, dsn 2 RT 9 , Kalirejo, Lampung Tengah pada Sabtu (4/9) yang lalu.

Tim PKM Polinela tersebut adalah Dr. Fitriani (Ketua Tim PKM Polinela) bersama enam anggota lainnya yakni Teguh Budi Trisnanto, M.Si., Sutarni, M.Si., Dewi Kania Widiawati, M.Si., Marlinda Apriyani, M.P. dan Dayang Berliana, M.Si., serta Annisa Fitri, M.Si merupakan Tim dengan bidang kepakaran Ekonomi Pertanian, Agribisnis, UMKM, dan Manajemen Informatika.

Polinela_Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital
Tim PKM Polinela mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah

Kegiatan pembinaan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kalirejo, Eka Inrayani Shiddiqa, S.Pd didampingi kepala bidang pendidikan Siti Khalimah juga melibatkan kelembagan pertanian terkait, yaitu Kepala BPP Kecamatan Kalirejo, Tuhono, S.P., Ketua Forum KWT, Gapoktan, MT Al-Hidayah, dan perwakilan dari KWT yang ada di wilayah Kalirejo, dengan total peserta mencapai 30 orang. Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Tim PKM Polinela, Dr. Fitriani menjelaskan, Pembinaan UMKM, telah dilakukan dari awal mulai dari perencanan dengan melibatkan kelompok Mitra UMKM dalam penelusuran akar masalah dan rumusan solusi yang dikehendaki sesuai dengan potensi lokalnya.

“Ini kami lakukan, untuk memastikan kegiatan pembinaan sesuai dengan prioritas penyelesaian persoalan mitra dalam membangun keberlanjutan usaha,” ungkap Fitriani.

Menurutnya, Kebutuhan Mitra UMKM untuk memperbaiki kinerja bisnis dari aspek produksi, pemasaran, permodalan dan manajemen usaha, mendorong mereka secara aktif berkomunikasi dan menemukan solusi Bisnis yang diperlukan.
Seperti, UKM Aisiyah, yang menghasilkan produk unggulan batik ecoprint yang sangat cantik. KWT Nur Jannah concern pada produk aneka snack dari ubikayu, pare, dan udang dengan rasa yang khas.

Kemudian, KWT Flamboyan dengan aneka produk sayuan segar dan olahan yang berkualitas.

Dengan spesialisasi pada produk unggulannya UMKM, dapat meningkatkan skala usaha, efisiensi produksi, dan daya saing. Kepekaan dan kelincahan (agility) pelaku usaha dalam menangkap selera pasar/konsumen perlu terus dikembangkan untuk dapat meningkatkan omset yang profitable dan berkelanjutan.

Materi pembinaan, fokus pada pengenalan dan pembiasaan penggunaan aplikasi digital marketing dengan Aplikasi FUDIA Marketplace untuk tujuan perluasan pasar dan omset penjualan UMKM.

“Aplikasi FUDIA marketplace adalah produk unggulan teknologi pemasaran digital Polinela yang diluncurkan pada September tahun 2020 lalu. Aplikasi ini dikenalkan berplatform android dan diakses melalui play-store,” bebernya.
Dr.Fitriani juga memaparkan bahwa, Penguatan kompetensi perencanaan dan pengendalian Bisnis, menggunakan sistem pencatatan keuangan dengan aplikasi SiApik BI juga berplatform android; Motivasi membangun Bisnis melalui Entrepreneurship capacity building dilakukan dengan pendekatan role play dan dinamika kelompok; Peningkatan kualitas produksi dilakukan dengan diversifikasi produk bernilai tambah dalam kemasan yang variatif dan adaptif dengan selera pasar.

“Tujuan dari kegiatan PKM ini, yakni untuk penguatan kapasitas pengelolaan Bisnis secara transparan dan sehat, produksi berkelanjutan dengan omset secara signifikan menguntungkan,” tambah salah satu anggota tim, Dayang Berliana, M.Si.,

Dayang menjelaskan, Produk dengan pengemasan yang unik dan kreatif, yang dipasarkan dengan platform marketplace FUDIA secara online dan publisitas di jejaring medsos, secara aktif meningkatkan potensi perluasan pasar, omset dan kapasitas usaha, serta profitabilitas yang berkelanjutan bagi UMKM lokal.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, diketahui bahwa mitra peserta siap untuk menerapkan aplikasi teknologi dari Polinela dan optimis untuk terus produktif mengembangkan usaha KWT/UKM secara profitable dan berkelanjutan.

“Tindak lanjut kegiatan disepakati untuk meningkatkan kerjasama antara Polinela dan Tim Penggerak PKK, dan Forum KWT Kecamatan Kalirejo dalam bidang pengembangan UMKM secara periodik dan lebih intens,” katanya.

Kegiatan pembinaan, ditutup dengan penyerahan bantuan peralatan produksi dan paket TTG manual guideline dan link video tutorial Fudia Marketplace (https://youtu.be/Kiaiog1sN-g; https://play.google.com/store/apps/details?id=id.fudia.sellers; https://play.google.com/store/apps/details?id=id.fudia.buyer ), TTG pengemasan dan labeling produk dan video link (https://youtu.be/7GBhTV1qYGs ; https://youtu.be/isq7AHze2yk ), dan TTG aplikasi pencatatan keuangan SiAPIK BI (https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ptk ).

Sebagai Informasi, Kecamatan Kalirejo-,Kabupaten Lampung Tengah ini membawahi 17 kampung, dengan ibu Kota kecamatan di Kampung Kalirejo. Berdasarkan potensi daerah, Kecamatan Kalirejo memiliki luas wilayah 674 km2, dengan jumlah penduduk 68.734 jiwa atau 19.752 KK.

Sumber mata pencaharian utama berasal dari usahatani tanaman pangan utama, meliputi padi padi (2.310 ha dan produktivitas mencapai 5,3 ton/ha); jagung (897 ha dan produktivitas 5,9 ton/ha) dan ubi kayu (243 ha dan produktivitas 21,9 ton/ha), dan budidaya ikan kolam seluas 132 ha dengan produksi mencapai 1.436 ton, serta produktivitas 3,86 ton/ha (BPS Lampung Tengah, 2019).

Sektor produksi primer masih mendominasi sumber penghasilan. Fluktuasi penerimaan rumah tangga tergantung pada situasi panen, musim, produktivitas, tingkat harga, hingga ketidakpastian penjualan hasil.

Perbaikan sumber mata pencarian melalui peningkatan nilai tambah, perbaikan produk/jasa yang mengikuti selera pasar, pemasaran yang kreatif, hingga aneka inovasi produk-produk sekunder inovatif yang memiliki nilai ekonomis diperlukan.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kelembagaan ekonomi pertanian merupakan suatu keniscayaan sebagai amanat Undang-Undang (UU) No.16/2006, UU No.19/2013, dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 82/2013.

Kelembagaan ekonomi produktif di Kecamatan Kalirejo, meliputi Gapoktan, Poktan, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan UKM non pertanian.
Perkembangan ekonomi yang dimotori oleh kelompok usaha wanita mulai tumbuh di Kecamatan Kalirejo. Jumlah KWT di Kalirejo hingga tahun 2021 sebanyak 29 kelompok, meningkat tajam dibanding tahun 2018 yang baru berjumlah 17 kelompok.

Pada tahun 2020 terbentuk 3 kelompok ekonomi produktif baru, yaitu KWT Nur Jannah (Kampung Sukosari) dan KWT Flamboyan (Kampung Kalirejo) dan UKM Aisyiyah.

Oleh karena itu, Tim Penggerak PKK Kecamatan mendorong prioritas pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital menjadi prioritas untuk UMKM yang masih baru.

*Artikel telah dirilis pada https://radarlampung.co.id/

The post Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan https://polinela.ac.id/susu-sumber-zat-gizi-yang-tak-boleh-diabaikan/ Wed, 09 Jun 2021 01:23:23 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3702 Polinela, Rabu (09/06/2021). Empat Sehat Lima Sempurna. Masih ingat dengan slogan ini? Ya, slogan ini terkait dengan pola makan yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan empat sehat terdiri dari nasi (sumber karbohidrat), lauk pauk (sumber protein), sayur dan buah (sumber serat, vitamin, dan mineral). Disempurnakan […]

The post Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Rabu (09/06/2021). Empat Sehat Lima Sempurna. Masih ingat dengan slogan ini? Ya, slogan ini terkait dengan pola makan yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan empat sehat terdiri dari nasi (sumber karbohidrat), lauk pauk (sumber protein), sayur dan buah (sumber serat, vitamin, dan mineral). Disempurnakan dengan lima, yaitu susu. Namun pola konsumsi ini telah berganti seiring dengan perubahan gaya hidup manusia Indonesia modern yaitu B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman). Apakah susu sebagai penyempurna pada pola konsumsi 4 sehat 5 sempurna masih penting pada pola konsumsi B2SA?

Susu adalah cairan berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia (manusia, kerbau, sapi, kambing, domba, unta, kuda, keledai dan sebagainya). Susu merupakan sumber zat gizi penting bagi manusia, terutama bayi yang baru lahir. Susu mengandung komponen gizi lengkap, yaitu karbohidrat, lemak, asam lemak, protein, asam amino (18), kolesterol, vitamin (9), dan mineral (10).

Karbohidrat susu adalah laktosa. Laktosa memberikan rasa manis pada susu. Asam lemak susu terdiri dari 3 jenis, yaitu asam lemak rantai pendek (SFA), asam lemak tidak jenuh tunggal (MUFA), dan asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA). Protein susu terdiri dari 3 komponen besar, yaitu protein kasein, protein whey, dan protein terkait dengan membran globula lemak susu. Asam amino susu dan produk olahan susu meliputi asam amino esensial (isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptopan, valin, dan histidin) dan non esensial (sistein, tirosin, dan arginin). Vitamin susu terdiri dari vitamin larut air (tiamin, riboflavin, niasin, B6, folat, B12, dan C) dan vitamin larut lemak (A, D, dan E). Mineral susu, yaitu kalsium, fosfor, sodium, potasium, magnesium, besi, zink, tembaga, dan iodine. Garam-garam mineral ini memberikan rasa sedikit asin pada susu.

Susu selain dikonsumsi secara langsung sebagai minuman (susu segar), susu juga merupakan bahan baku untuk membuat berbagai produk olahan susu seperti susu bubuk, susu krim, susu skim, mentega, keju, es krim, yohurt, kefir, dan curstad. Susu juga banyak digunakan sebagai ingredient pada pembuatan aneka pangan seperti produk coklat, roti dan pastry, biskuit dan crackers, pancake dan waffle, dan sebagainya.

Lengkapnya komponen gizi susu sehingga memberikan kontribusi besar bagi gizi manusia menjadikan susu mendapat tempat istimewa sehingga ada Hari Susu Sedunia dan Hari Susu Nusantara yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Perayaan Hari Susu sedunia telah dimulai sejak tahun 2001 yang diinisiasi oleh Food and Agriculture Organization (FAO). Sedangkan Indonesia merayakan Hari Susu Nusantara sejak tahun 2009. Peringatan Hari Susu berfokus pada peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya susu sebagai bagian dari diet seimbang bagi kesehatan dan pentingnya industri susu yang menghasilkan berbagai produk olahan susu.

Masih ada kontroversi susu sebagai pemenuhan gizi manusia yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit degenaratif seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kardiovakuler (stroke), dan kanker. Namun demikian manfaat susu tetap baik bagi pemenuhan gizi jika dikonsumsi secara seimbang.

Protein penting dalam menurunkan dan memelihara berat badan karena memberikan efek mengenyangkan sehingga mencegah konsumsi berlebihan dan dapat mengurangi simpanan lemak. Oleh karena itu susu dan produk olahan susu dapat menurunkan risiko obesitas pada anak-anak dan produk olahan susu dapat memperbaiki komposisi tubuh dan memfasilitasi penurunan berat badan selama pembatasan energi pada orang dewasa.

Produk fermentasi susu seperti keju dan yoghurt mempunyai keunggulan karena memberikan kebaikan pada mikrobiota usus sehingga berkontribusi terhadap penurunan risiko diabetes tipe-2. Selain itu susu dan yoghurt memberikan efek insulin tropik yaitu dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe-2.

Susu mengandung lemak dan mineral kalsium. Produk olahan susu yang rendah lemak dan kaya kalsium dianggap dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu konsumsi susu dan produk olahan susu sebanyak 200-300 ml/hari tidak akan meningkatka risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular, terutama stroke.
Susu dan produk olahan susu mengandung sejumlah mineral yang diperlukan dalam membangun kesehatan tulang pada anak-anak dan remaja. Mineral magnesium merupakan salah satu mineral penting untuk pertumbuhan tulang. Mineral kalsium pada susu merupakan mineral organik yang unggul karena mudah diserap oleh tubuh.

Kalsium pada susu dan produk olahan susu merupakan salah satu mineral yang mempunyai efek positif terhadap pencegahan munculnya kejadian kanker. Konsumsi susu dan produk olahan susu dapat mencegah kanker kolorektal, kanker kandung kemih, kanker lambung, dan kanker payudara.

Konsumsi susu masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara lain. Menurut BPS tahun 2019 komsumsi susu berkisar 16,23 kg/kapita/tahun. Susu sebagai bagian dari diet sehari-hari akan memberikan asupan gizi yang beragam, bergizi, dan seimbang. Oleh karena itu penting bagi kita mulai saat ini mengkonsumsi susu dan produk olahan susu agar mendapatkan asupan gizi yang berkualitas untuk menghasikan stamina tubuh yang prima.

 

Pustaka

Gantner V, Mijic P, Baban M, Turalija, A. 2015. The overall and fat composition of milk of various species. Mljekarstvo/Dairy, 65: 223-231.

Cornelia Bär, Déborah Mathis, Patrick Neuhaus, Desirée Dürr, Walter Bisig, Lotti Egger, Reto Portmann. 2019. Protein profile of dairy products: Simultaneous quantification of twenty bovine milk proteins. International Dairy Journal, 97:167-175. https://doi.org/10.1016/j.idairyj.2019.01.001.

Górska-Warsewicz, H., Rejman, K., Laskowski, W., & Czeczotko, M. 2019. Milk and Dairy Products and Their Nutritional Contribution to the Average Polish Diet. Nutrients, 11(8): 1771. https://doi.org/10.3390/nu11081771

Thorning, T. K., Raben, A., Tholstrup, T., Soedamah-Muthu, S. S., Givens, I., & Astrup, A. 2016. Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidence. Food & nutrition research, 60: 32527. https://doi.org/10.3402/fnr.v60.32527.

*Artikel telah dirilis pada lampung.rilis.id

The post Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran https://polinela.ac.id/bijak-mengonsumsi-makanan-saat-lebaran/ Tue, 25 May 2021 05:02:54 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3645 Polinela. Senin (24/05/2021). Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan, lebaran identik dengan makanan bersantan seperti rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan lainnya sebagai teman ketupat. Ini sudah merupakan tradisi sejak lama. Bisa dibilang tidak lebaran jika tidak ada menu ini semua. Tapi kita tidak bisa membiarkan tubuh menerima makanan […]

The post Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela. Senin (24/05/2021). Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan, lebaran identik dengan makanan bersantan seperti rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan lainnya sebagai teman ketupat. Ini sudah merupakan tradisi sejak lama. Bisa dibilang tidak lebaran jika tidak ada menu ini semua.

Tapi kita tidak bisa membiarkan tubuh menerima makanan ini berhari-hari. Apalagi semua makanan dipanaskan berulang kali karena dimasak dalam jumlah banyak.

Menurut WHO asupan lemak tidak boleh lebih dari 30 persen dari total energi per hari. Ini setara dengan 67 gram lemak per hari. Jika total kebutuhan energi per hari 2000 kalori, maka ini setara dengan 5-6 sendok makan minyak per hari.

Kalau dari hari pertama sampai maksimal hari ketiga lebaran saja mengkonsumsi semua makanan ini setiap saat mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam, bagaimana kadar lemak tubuh kita?

Selain makanan utama, di saat lebaran juga bertebaran kue kering khas lebaran yang manis-manis seperti nastar, kastengel, putri salju, dan kerabat kue kering lebaran lainnya. Kita juga tidak bisa menghindari kue-kue yang menggugah selera tersebut. Tapi harus diingat bahwa asupan gula per hari pun harus dibatasi.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan asupan gula yang baik per hari adalah 50 gram. Jumlah ini setara dengan 5-9 sendok teh gula. Sumber gula juga bisa berasal dari minuman bersoda yang biasa disediakan sebagai minuman yang menyegarkan sebagai teman mengkonsumsi kue-kue tersebut.

Dalam tradisi masyarakat Lampung ketika lebaran harus ada kue basah yang wajib ada yaitu lapis legit. Bahan utama lapis legit adalah telur yang bisa mencapai sampai 40 butir telur dalam 1 loyang. Jika kita mengkonsumsi 1 potong lapis legit dengan berat 123 gram maka kita akan mendapat asupan kalori sebesar  511 kilokalori (kkal) dengan rincian 41 gram lemak, 31 gram karbohidrat, dan 6 gram protein.

Jika ditotal maka sudah berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh dalam 1 hari? Pasti sudah banyak dan mungkin melebihi batas asupan per hari yang dianjurkan.

Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, rata-rata kebutuhan kalori untuk pria dan wanita usia 30–49 tahun masing-masing adalah 2625 dan 2150 kkal per hari.

Sebetulnya asupan kalori per hari yang banyak tapi diimbangi dengan aktivitas yang memerlukan energi yang banyak juga maka tidak menjadi masalah. Sekarang pertanyaannya bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan di saat lebaran? Apakah aktivitas yang dilakukan bisa mengeluarkan energi dalam jumlah banyak?

Saya pikir kebanyakan dari kita tidak melakukan itu. Apalagi saat ini kita lebaran hanya di rumah saja tidak ada aktivitas yang berarti. Mungkin aktivitas kita hanya duduk, makan, ngobrol, tidur yang tidak memerlukan banyak energi.

Jadi bagaimana sebaiknya makanan yang dikonsumsi dan apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan kalori yang berlebih yang telah masuk ke dalam tubuh agar tetap sehat dan bugar di saat lebaran di tengah pandemi Covid-19 ini?

Hal pertama adalah segeralah berpikir untuk membatasi konsumsi semua makanan lebaran tersebut. Cara paling jitu adalah mulailah puasa Syawal sehari setelah lebaran.  Hal ini akan menahan godaan kita untuk mengkonsumsi makanan yang begitu menggiurkan.

Cara lain jika tidak  berpuasa karena masih tetap ingin mengkonsumsi makanan lebaran adalah batasi makanan tersebut hanya sampai 2 hari, setelah itu berhenti dan mulailah memasak dan mengkonsumsi makanan ”normal” sehari-hari.

Kemudian batasi juga konsumi kue kering dan kue basah yang manis dan minuman bersoda. Saya pikir ini bisa dilakukan karena kita tidak terlalu banyak silaturahim ke sanak saudara, teman-teman, dan handai taulan.

Kedua dan sangat penting adalah berolahraga tidak hanya di saat lebaran seperti ini tapi juga harus dilakukan setiap hari sebagai kegiatan rutin.

Hari ketiga kita harus sudah mulai memasak makanan “normal”. Dalam konsumsi makanan bisa berpegang pada konsep makanan 3B, yaitu beragam, bergizi, dan berimbang. Maknanya kita harus mengkonsumsi makanan dari berbagai jenis bahan pangan yang memiliki zat gizi lengkap dalam jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh dan aktivitas.

Tubuh butuh zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak) dan mikro (vitamin dan mineral). Karbohidrat diperlukan sebagai sumber energi utama tubuh, penghemat protein, dan pengatur metabolisme lemak.

Masyarakat Indonesia pada umumnya mengkonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat. Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan untuk memperoleh sumber karbohidrat dari serealia lainnya seperti jagung, gandum, jelai, oats, shorgum, jewawut, dan jali.  Umbi-umbian seperti ubi kayu, talas, gembili, gadung, ubi jalar, kimpul, garut, ganyong, sagu, dan suweg juga merupakan sumber karbohidrat yang dapat diandalkan.

Bahan pangan sumber protein sangat dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan pemeliharaan, pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat gizi, dan juga sebagai sumber energi.

Sumber protein dapat diperoleh dari bahan hewani ataupun nabati. Dari hewani seperti telur, ikan, ayam, daging, atau susu. Sedangkan dari nabati antara lain adalah kacang-kacangan seperti kedelai dengan produk olahan terkenalnya karena kandungan gizi yang sangat baik, yaitu tempe.

Lemak merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tubuh meskipun asupannya dibatasi. Adapun fungsi lemak di antaranya adalah sebagai sumber energi, sumber asam lemak esensial, alat angkut vitamin larut lemak, menghemat protein, memberi rasa kenyang dan kelezatan, sebagai pelumas, memelihara suhu tubuh, dan sebagai pelindung organ tubuh. Dari makanan sumber protein kita juga akan memperoleh lemak.

Vitamin dan mineral diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit tetapi memiliki peran sangat penting. Vitamin berfungsi dalam reaksi metabolisme energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh.  Sedangkan mineral berfungsi di antaranya adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh, transmisi saraf dan kontraksi otot, metabolisme energi, dan memberi bentuk  (struktur) pada tulang.

Vitamin terbagi menjadi 2, yaitu vitamin larut air (vitamin B dan C) dan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Mineral juga terdiri dari 2 jenis yaitu mineral makro dan mineral mikro. Mineral makro adalah mineral yang diperlukan dalam jumlah banyak oleh tubuh yaitu Natrium (Na), Klorida (Cl), Kalsium (Ca), Fosfor (P), Magnesium (Mg), Sulfur (S) dan mineral mikro adalah mineral yang dibutuhkan sedikit oleh tubuh seperti besi, (Fe), Seng (Zn), Iodium (I), Tembaga (Cu), Mangan (Mn), Krom (Cr), Selenium (Se), Molibdenum (Mo), Fluor (F), Kobalt (Co).

Dalam berbagai bahan pangan baik hewani maupun nabati yang dikonsumsi akan terdapat vitamin dan mineral dalam jenis dan jumlah yang beragam.

Yang tidak kalah pentingnya dari semua zat gizi makro dan mikro di atas adalah serat pangan.  Serat pangan bukanlah zat gizi tapi merupakan komponen non gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Peran serat pangan di antaranya dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mempercepat waktu retensi sehingga mencegah sembelit dan memperlancar buang air besar, serta mencegah kanker usus besar. Serat pangan dapat diperoleh jika mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan wajib yang harus ada dalam menu sehari-hari Selain manfaat serat pangan yang diperoleh, sayuran dan buah-buah yang berwarna-warni juga merupakan sumber komponen bioaktif yang sangat berguna bagi tubuh untuk mencegah bahkan bisa menyembuhkan penyakit.

Dengan mengkonsumsi makanan dari bahan pangan yang beragam maka akan didapatkan berbagai zat gizi makro dan mikro maupun zat non gizi yang dibutuhkan tubuh yang tentunya dikonsumsi dalam jumlah yang berimbang sesuai dengan kebutuhan harian kita berdasarkan jenis kelamin, usia, dan aktivitas kita sehari-hari.

Satu lagi yang tidak boleh lupa yaitu konsumsi air sebanyak 8 gelas atau setara dengan 2 liter. Mengapa? Karena tubuh kita 60 persen adalah cairan.

Cairan diperlukan untuk mendukung metabolisme tubuh berjalan secara sempurna, seperti nutrisi yang di bawa ke sel-sel tubuh oleh darah yang komponen utamanya merupakan cairan, membuang racun yang dihasilkan oleh organ-organ tubuh, menjaga kelembaban telinga, hidung, tenggorokan, dan fungsi-fungsi tubuh lainnya.

Oleh karena itu marilah kita bijak dalam mengkonsumsi makanan di saat lebaran. Ubah pola makan sesegera mungkin untuk tetap sehat dan bugar sehingga kita bisa bertemu lagi dengan Ramadan di tahun depan dan bisa merayakan lebaran tidak seperti tahun ini yang hanya di rumah.

*Artikel telah dirilis pada lampung.rilis.id

The post Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>