Kementan Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kementan/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Mon, 23 Dec 2024 08:21:16 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Kementan Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kementan/ 32 32 Pertama Kalinya, Dosen Polinela Berhasil Peroleh Hak Perlindungan Varietas Tanaman dari Kementerian Pertanian RI https://polinela.ac.id/pertama-kalinya-dosen-polinela-berhasil-peroleh-hak-perlindungan-varietas-tanaman-dari-kementerian-pertanian-ri/ Mon, 23 Dec 2024 02:00:27 +0000 https://polinela.ac.id/?p=11669 Polinela, Senin (23/12/2024). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) berhasil mendapatkan 2 (dua) hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonenesia (RI). 2 (dua) sertifikat diterima secara langsung oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., dan didampingi oleh Kepala Penelitian Pengabdain Masyarakat (P2M) Polinela, Dr. Yana Sukaryana, di Kantor Kementan RI, pada hari jumat, […]

The post Pertama Kalinya, Dosen Polinela Berhasil Peroleh Hak Perlindungan Varietas Tanaman dari Kementerian Pertanian RI appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (23/12/2024). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) berhasil mendapatkan 2 (dua) hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonenesia (RI). 2 (dua) sertifikat diterima secara langsung oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., dan didampingi oleh Kepala Penelitian Pengabdain Masyarakat (P2M) Polinela, Dr. Yana Sukaryana, di Kantor Kementan RI, pada hari jumat, (20/12/2024).

Berita ini menjadi kado akhir tahun 2024 bagi Polinela, apalagi keberhasilan ini menjadi achievement pertama kalinya yang dihasilkan oleh dosen/peneliti Polinela, sejak institusi ini didirikan tahun 1984 silam
Berita ini menjadi kado terindah akhir tahun 2024 bagi Polinela, karena capaian ini menjadi achievement pertama kalinya yang dihasilkan oleh dosen/peneliti Polinela , sejak institusi ini berdiri tahun 1984 silam.

Hak PVT merupakan salah satu jenis HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) yang diberikan negara untuk melindungi varietas tanaman yang dihasilkan oleh pemulia tanaman melalui kegiatan pemuliaan tanaman. PVT sendiri hanya dapat diberikan kepada varietas dari jenis atau spesies tanaman baru, unik, seragam, stabil, dan diberi nama yang telah lolos dari serangkaian pengujian dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dosen Polinela Berhasil Peroleh Hak Perlindungan Varietas Tanaman Kementan RI untuk Pengembangan Melon Makuwauri
Dua varietas melon yang berhasil memperoleh sertifikat PVT, yaitu varietas Ougan Makuwauri dan Ginsen Makuwauri hasil Tefa Polinela

Tim dosen peneliti Melon Oriental atau Melon Premium Makuwauri yang dikepalai oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D, yang juga selaku Koordinator Program Studi Teknologi Perbenihan, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Polinela, menjelaskan, bahwa terdapat dua varietas melon yang berhasil memperoleh sertifikat PVT, yaitu varietas Ougan Makuwauri dan Ginsen Makuwauri yang dikembangkan melalui riset pemuliaan tanamannya sejak tahun 2018 di Teaching Factory (Tefa) Seed Teaching Farm (STEFA) Polinela.
Pemuliaan yang dilakukan oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D ini bukan produk rekayasa genetika melainkan menggunakan metode seleksi pedigri atau silsilah dalam proses perakitannya. “Saat ini terdapat empat calon varietas unggul baru tanaman melon yang dikembangkan dan alhamdulillah dua diantaranya akhirnya tersertifikasi PVT yang berlaku hingga 20 tahun sejak 12 Desember 2024”, ujar Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku ketua tim peneliti dan pemegang hak PVT.
Melon Makuwauri ini memiliki rasa yang sangat manis, aroma yang wangi, bentuk yang unik, serta memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Melon makuwauri ini dapat dipanen hingga 5-10 buah pertanaman dengan bobot rata-rata 300-600 gram per buahnya. Budidaya melon makuwauri dapat dilakukan skala rumah kaca (greenhouse) maupun skala lapangan atau lahan terbuka. Melon makuwauri ini dapat dipanen hingga umur 65 hari setelah tanaman (HST) dan panen buah dapat dilakukan beberapa kali, panen buah pertama biasanya pada umur 40 HST.

Anung Wahyudi mengatakan, “Kita semua berharap semoga kedua jenis melon yang tersertifikasi PVT ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, termasuk pelaku industri dan petani, selain itu menjadi motivasi bagi peneliti untuk tidak hanya sebatas berkarya, akan tetapi terus diperjuangkan hingga memperoleh paten/PVT”.
Dalam kesempatan lain, Anung Wahyudi menyatakan tidak akan berhenti dan terus berkarya dalam penelitiannya untuk memperoleh hak PVT pada jenis melon ataupun komoditas lainnya yang tengah dikembangkan bersama tim dosen peneliti di jurusan budidaya tanaman pangan, termasuk juga membuka kesempatan kerjasama dengan industri hortikultura Indonesia untuk pengembangan kedua jenis melon ini.

Direktur Polinela, Prof. Dri. Ir. Sarono, M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., beserta seluruh tim peneliti program studi Teknologi Perbenihan. Capaian ini merupakan hal yang membanggakan bagi Polinela, dimana Polinela sendiri merupakan pendidikan tinggi vokasi yang baselinenya adalah Pertanian. Ini adalah contoh praktik baik yang dilakukan insan peneliti vokasi Polinela, dan bagi dosen peneliti muda di Polinela jadikan ini sebuah momentum untuk terus berkarya melakukan riset terapan yang tepat guna dan berkelanjutan, seperti halnya yang telah dilakukan oleh dosen peneliti seniornya.

The post Pertama Kalinya, Dosen Polinela Berhasil Peroleh Hak Perlindungan Varietas Tanaman dari Kementerian Pertanian RI appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Verifikator PVTPP Varietas Tanaman Kementan RI kunjungi Seed Teaching Farm Polinela https://polinela.ac.id/verifikator-pvtpp-varietas-tanaman-kementan-ri-kunjungi-seed-teaching-farm-polinela/ Sat, 30 Sep 2023 14:35:49 +0000 https://polinela.ac.id/?p=8089 Polinela (Selasa, 26/09/2023). Tim verifikator Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia kunjungi Seed Teaching Farm Polinela, dalam rangka persiapan pelepasan varietas tanaman melon. Tim Verifikator Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan (Alidin, S.P) beserta tim PVTPP (Endah Indriany, SH., M. HUM). Melakukan kunjungan langsung ke greenhouse seed teaching farm, […]

The post Verifikator PVTPP Varietas Tanaman Kementan RI kunjungi Seed Teaching Farm Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela (Selasa, 26/09/2023). Tim verifikator Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia kunjungi Seed Teaching Farm Polinela, dalam rangka persiapan pelepasan varietas tanaman melon.

Tim Verifikator Pendaftaran Varietas Lokal dan Hasil Pemuliaan (Alidin, S.P) beserta tim PVTPP (Endah Indriany, SH., M. HUM). Melakukan kunjungan langsung ke greenhouse seed teaching farm, Lab. Produksi Benih, dan Saung STEFA untuk berdiskusi dengan mahasiswa dan siswa SMK yang sedang Praktik Kerja Lapang di Seed Teaching Farm. Tim PVTPP-Kementan mengapresiasi hasil kerja tim pemulia melon di kampus Polinela dan berharap dapat menjadi kampus vokasi yang akan menghasilkan varietas-varietas unggul baru pada tanaman pangan dan hortikultura di Sumatra.

Para mahasiswa mendapat wejangan (nasehat) dari Bapak Alidin agar kelak mampu menjadi para pemulia tanaman dan ahli bidang teknologi benih tanaman di daerahnya masing-masing. Kunjungan ini didampingi oleh Koordinator Program Studi S1 Teknologi Perbenihan, Bapak Anung Wahyudi, Ph.D dan perwakilan dosen penerima program Matching Fund Vokasi 2023 (Akbar Hidayatullah Zaini, M.P).

The post Verifikator PVTPP Varietas Tanaman Kementan RI kunjungi Seed Teaching Farm Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
BPPSDM Kementerian Pertanian melakukan Field Trip Pengelolaan Teaching Factory ke Polinela https://polinela.ac.id/bppsdm-kementerian-pertanian-melakukan-field-trip-pengelolaan-teaching-factory-ke-polinela/ Tue, 29 Jun 2021 01:15:25 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3796 Polinela, Senin (28/06/2021). Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM) Kementerian Pertanian yang terdiri dari rombongan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik  Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) melakukan Field Trip Pengelolaan Teaching Factory ke Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Rombongan Field Trip disambut oleh Pembantu Direktur III Polinela, Ir. Beni Hidayat, M.Si. didampingi Kepala UPT […]

The post BPPSDM Kementerian Pertanian melakukan Field Trip Pengelolaan Teaching Factory ke Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (28/06/2021). Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM) Kementerian Pertanian yang terdiri dari rombongan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik  Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) melakukan Field Trip Pengelolaan Teaching Factory ke Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Rombongan Field Trip disambut oleh Pembantu Direktur III Polinela, Ir. Beni Hidayat, M.Si. didampingi Kepala UPT Pengembangan Produk dan Pusat Unggulan teknologi (P3UT) Ir. Nurman Abdul Hakim, M.P. dan Ketua Program Studi D4 Tekonologi Perbenihan, Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Kepala P3UT Polinela mengucapkan selamat datang di Polinela. Disampaikan juga bahwa P3UT memfasilitasi Teaching Factory dalam membantu perizinan produk dan memberikan seminar standarisasi agar produk yang ada di Teaching Factory Polinela bisa berkembang dan dipasarkan.

Acara dibuka oleh Pembantu Direktur III Polinela, pada kesempatan tersebut beliau meyampaikan bahwa Polinela mempunyai 23 Teaching Factory yang dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran, penelitian atau kegiatan kunjungan-kunjungan untuk masyarakat. Diharapkan juga Teaching Factory ini dapat menjadi konsep pembelajaran yang berorientasi pada produksi dan bisnis untuk menjawab tantangan perkembangan industri saat ini dan nanti.

Sambutan dari BPPSDM Kementerian Pertanian diwakili oleh Dr. Ir. Sujono, M.P., selaku Wakil Direktur Polbangtan Yoma. Beliau mengucapkan terimakasih atas diterimanya rombongan di Polinela. Dengan adanya Field Trip ini, diharapkan dapat memberikan ilmu agar Sumber Daya yang terdapat di Politeknik masing-masing dapat dikembangkan dengan maksimal.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi Seed Teaching Farm dengan produk unggulan benih melon dan semangka serta buah bentuk hati dan kotak dengan berbagai varietas. Polibronik dengan produk unggulan Ayam organic. Floriculture Farm dengan produk unggulan aneka tanaman hias.

Kunjungan BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan ke STeFa Polinela
Kunjungan BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan ke STeFa Polinela
Kunjungan BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan ke Polibronik Polinela
BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan mengunjungi TeFa Polibronik Polinela
Kunjungan BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan ke TeFa Floriculture Farm Polinela
Kunjungan BPPSDM Kementerian Pertanian dan rombongan ke TeFa Floriculture Farm Polinela

The post BPPSDM Kementerian Pertanian melakukan Field Trip Pengelolaan Teaching Factory ke Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian mengadakan Benchmarking pada Polinela https://polinela.ac.id/badan-penyuluhan-dan-pengembangan-sumber-daya-manusia-pertanian-kementerian-pertanian-mengadakan-benchmarking-pada-polinela/ Fri, 23 Oct 2020 06:58:20 +0000 https://polinela.ac.id/?p=2873 Polinela, Jum’at (23/10/2020). Tim Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian melakukan Benchmarking pada Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Kunjungan Tim Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian, disambut oleh Pembantu Direktur III Polinela, Ir. Beni […]

The post Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian mengadakan Benchmarking pada Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Jum’at (23/10/2020). Tim Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian melakukan Benchmarking pada Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Kunjungan Tim Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian, disambut oleh Pembantu Direktur III Polinela, Ir. Beni Hidayat, M.Si. didampingi Kepala UPT Pengembangan Produk dan Pusat Unggulan teknologi (P3UT) Ir. Bambang Utoyo, M.P. dan Kepala Unit Kerjasama Ir. Zainal Mutaqin, M.Si.. Dalam sambutannya Pembantu Direktur III Polinela meyampaikan bahwa Polinela mempunyai 14 Teaching Factory yang dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran, penelitian atau kegiatan kunjungan-kunjungan untuk masyarakat. Diharapkan juga Teaching Factory ini dapat menjadi konsep pembelajaran yang berorientasi pada produksi dan bisnis untuk menjawab tantangan perkembangan industri saat ini dan nanti.

Teaching Factory (TeFa) adalah suatu konsep pembelajaran di Vokasi berbasis produksi atau jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di industri. Program ini dilaksanakan dalam suasana seperti layaknya industri. Implementasi TeFa di Polinela dapat menjembatani kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan kompetensi yang dihasilkan oleh kampus.

Dr. Setyabudi Udayana, SPT., M.Si. selaku perwakilan Tim Bidang Program dan Kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian, menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian sebagai pengemban amanah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi pertanian memerlukan kesamaan persepsi dalam penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai output lulusan sesuai kebutuhan, khususnya pada konsep dan implementasi pembelajaran berbasis Teaching Factory yang melibatkan dunia industri.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa Teaching Factory yang ada di Polinela, diantaranya adalah: Polihidrofarm dengan produksi unggulan sayuran dan buah hidroponik. Polinela Organic Farm dengan produksi unggulan Beras, Sayur, dan Edamame Organik. Polibronik dengan produksi unggulan Ayam organic. Kunjungan diakhiri dengan mengunjungi Pembibitan Kelapa Sawit yang memproduksi Bibit Kelapa Sawit Bersertifikat.

The post Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian mengadakan Benchmarking pada Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>