Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kelembagaan-dan-sumber-daya-pendidikan-tinggi-vokasi/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Thu, 14 Mar 2024 06:27:57 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kelembagaan-dan-sumber-daya-pendidikan-tinggi-vokasi/ 32 32 Langkah Cemerlang Polinela, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Tinjau Rencana Jurusan Perikanan dan Kelautan https://polinela.ac.id/langkah-cemerlang-polinela-direktorat-jenderal-pendidikan-vokasi-tinjau-rencana-jurusan-perikanan-dan-kelautan/ Thu, 14 Mar 2024 01:46:35 +0000 https://polinela.ac.id/?p=9411 Polinela, Kamis (14/03/2024). Langkah besar dilakukan oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dengan rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan. Dalam rangka memastikan kelancaran rencana tersebut, Tim Program Kerja Penguatan Kelembagaan dari Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melakukan kunjungan […]

The post Langkah Cemerlang Polinela, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Tinjau Rencana Jurusan Perikanan dan Kelautan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Kamis (14/03/2024). Langkah besar dilakukan oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dengan rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan. Dalam rangka memastikan kelancaran rencana tersebut, Tim Program Kerja Penguatan Kelembagaan dari Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melakukan kunjungan ke Polinela. Rombongan tersebut dipimpin oleh Muhamad Fajar Subkhan, S.T, M.T., yang bertindak sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 7 Maret 2024.

Kunjungan ini bukan hanya sekadar evaluasi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memastikan infrastruktur dan kemampuan akademik Polinela siap mendukung pembentukan jurusan baru yang diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor perikanan dan kelautan.

Salah satu titik fokus kunjungan ini adalah salah satu stasiun praktek Keramba Jaring Apung (KJA) yang merupakan Teaching Factory (TEFA) di Polinela. Di stasiun ini, para pengunjung disuguhi dengan udang dan ikan nila salin yang merupakan hasil kolaborasi riset antara Polinela dan PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima), perusahaan terkemuka dalam industri perikanan.

Kolaborasi riset ini menandai komitmen Polinela dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan industri untuk memajukan sektor perikanan nasional. Melalui kerjasama yang erat dengan CP Prima, Polinela berhasil mengembangkan metode dan teknologi yang inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perikanan.

Salah satu titik fokus kunjungan ini adalah salah satu stasiun praktek Keramba Jaring Apung (KJA) yang merupakan Teaching Factory (TEFA) di Polinela.

Prof. Dr. Ir. Sarono M.Si., selaku Direktur Polinela, bersama dengan dosen-dosen dari Program Studi Budidaya Perikanan, Program Studi Perikanan Tangkap, dan Program Studi Teknologi Pembenihan Ikan, menerima rombongan dengan antusias. Mereka bersama-sama menunjukkan bahwa Polinela siap untuk mewujudkan rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan ini sebagai langkah nyata dalam mendukung kemajuan sektor perikanan nasional.

Dalam kesempatan ini, Prof. Sarono mengungkapkan bahwa rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan di Polinela adalah langkah penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang perikanan dan kelautan. Ia menyatakan bahwa kehadiran rombongan dari Kemendikbudristek merupakan dorongan besar bagi Polinela untuk terus meningkatkan standar dan kualitas pendidikan vokasi yang ditawarkan.

Prof. Sarono juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, industri, dan pemerintah dalam memajukan sektor perikanan nasional. Dia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi riset antara Polinela dan PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima), yang berhasil menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam teknologi perikanan.

Dalam penutup sambutannya, Prof. Sarono mengungkapkan komitmen Polinela untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang perikanan dan kelautan. Ia menyampaikan harapannya bahwa rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan ini akan menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi ahli dan profesional yang siap bersaing di era global saat ini.

Prof. Sarono mengungkapkan bahwa rencana pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan di Polinela adalah langkah penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang perikanan dan kelautan

Dengan dukungan penuh dari Kemendikbudristek, Polinela yakin bahwa pembentukan Jurusan Perikanan dan Kelautan ini akan membawa dampak positif yang besar bagi pengembangan sumber daya manusia dan teknologi di sektor perikanan dan kelautan Indonesia. Langkah ini memberikan harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah bagi industri perikanan negara ini.

The post Langkah Cemerlang Polinela, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Tinjau Rencana Jurusan Perikanan dan Kelautan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela Peroleh Izin Pembukaan Program Studi D2 Jalur Cepat https://polinela.ac.id/polinela-peroleh-izin-pembukaan-program-studi-d2-jalur-cepat/ Fri, 27 May 2022 02:20:43 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4979 Polinela, Jum’at (27/05/22). Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyerahkan SK Izin Pembukaan Program Studi D2 Jalur Cepat kepada Politeknik Negeri Lampung pada hari Rabu, 25 Mei 2022,  bertempat di Hotel Mercure Jakarta. Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. (Daring), Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, S.T., […]

The post Polinela Peroleh Izin Pembukaan Program Studi D2 Jalur Cepat appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Jum’at (27/05/22). Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyerahkan SK Izin Pembukaan Program Studi D2 Jalur Cepat kepada Politeknik Negeri Lampung pada hari Rabu, 25 Mei 2022,  bertempat di Hotel Mercure Jakarta. Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. (Daring), Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. dan Pimpinan Perguruan Tinggi Vokasi yang memperoleh izin pembukaan Prodi D2 Jalur Cepat.

Polinela Launching dan Penyerahan SK Program Studi D2 Fast Track

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, program D-2 Jalur Cepat merupakan program terobosan Ditjen Diksi yang dirancang sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan ketidaksesuaian antara lulusan yang dihasilkan oleh dunia pendidikan dengan kebutuhan dari dunia usaha dan industri.

“Program Studi D-2 Jalur Cepat ini merupakan pertama dalam sejarah pendidikan di Indonesia,” kata Wikan dalam kegiatan Peluncuran dan Penyerahan SK Prodi D-2 Jalur Cepat Tahun 2022 di Jakarta, pada Rabu (25/5).

Ketidaksesuaian yang dimaksud, lanjut Wikan, tidak semata-mata menyangkut jumlah atau aspek kuantitas dari lulusan, tapi juga kompetensi atau level keahlian. Karenanya, dalam mengembangkan Program Studi D-2 Jalur Cepat, sejak awal pendirian program Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) berkolaborasi dengan SMK dan Industri hingga pelaksanaannya merujuk kepada konsep dan kebijakan Merdeka Belajar serta Link and Match.

Dirjen Wikan menekankan pentingnya kolaborasi segitiga antara PTV, SMK, dan Industri. “Kolaborasi segitiga ini tujuannya tak lain untuk memastikan lulusan yang dihasilkan, memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” terang dia.

Wikan berharap para lulusan vokasi akan menjadi sosok yang kompeten, produktif dan kompetitif. Sehingga, akan benar-benar siap jika harus langsung bekerja, begitu lulus. Bahkan, menurutnya tidak hanya sekedar cepat bekerja, tapi juga mendapatkan upah yang layak.”Peluncuran 27 Prodi D2 Jalur Cepat, pada hari ini, sesungguhnya menjadi kabar baik bagi pelajar lulusan SMK,” kata Wikan.

Wikan menyampaikan, Program Studi D-2 Jalur Cepat memungkinkan lulusan SMK yang sekolahnya bermitra dengan salah satu politeknik penerima SK D-2 Jalur Cepat dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi dan menyelesaikannya dalam waktu yang lebih singkat. Pasalnya, melalui penerapan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), maka masa studi siswa selama di SMK dapat diakui sebagai kredit perkuliahan.

“Secara total masa perkuliahan pada program D-2 Jalur Cepat ditempuh selama tiga semester atau satu semester lebih singkat daripada perkuliahan pada program D-2 Regular. Komposisinya, satu semester perkuliahan di kelas untuk memahami teori dan konsep, dan dua semester berikutnya merupakan kegiatan magang di Industri,” jelas Wikan.

Dengan konsep ini, kata Wikan maka lulusan D-2 Jalur Cepat akan lebih kompeten dan berfokus pada keterampilan tertentu. “Kompetensi tidak hanya hard skills, namun lebih pada soft skills, karakter, sikap, kepemimpinan dan kesiapan bekerja. Lulusan juga disiapkan pula menjadi wirausaha, apabila passion-nya menjadi pengusaha,” kata Wikan.

“Sejak kelas satu, siswa-siswa SMK yang bermitra dengan Prodi D-2 sudah diajar oleh tiga jenis guru yaitu guru SMK, dosen politeknik, dan praktisi dari dunia usaha dan industri. Nah, capaian pembelajaran selama di SMK tersebut akan diakui setara 18 SKS oleh politeknik, sehingga bisa memangkas waktu pembelajaran dari empat semester menjadi tiga semester pada D-2 Jalur Cepat,” imbuh dia.

Skema kolaborasi segitiga ini, lanjutnya, terbukti berhasil pada pendidikan vokasi, seperti yang telah dilakukan oleh Politeknik Negeri Madiun, yang menggandeng beberapa SMK Jurusan Teknik Mesin dan menjalin kerja sama dengan PT INKA. Dari kolaborasi tersebut, Politeknik Negeri Madiun dan SMK sudah berhasil mendapat pekerjaan dari PT. INKA berupa kontrak pesanan spare part kereta api.

“Ini suatu konsep yang sangat luar biasa karena SMK dan Perguruan Tinggi Vokasi tidak sekedar belajar teori tapi bahkan menjadi lengan produksi atau mata rantai dari sebuah industri yang skalanya nasional,” ujar Wikan.

Kolaborasi antara Politeknik Vokasi dengan SMK juga akan memberikan kemerdekaan bagi para pelajar SMK untuk melanjutkan ke jenjang D2 Jalur Cepat. Karena, para siswa membutuhkan gelar ini untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih kompetitif dan kredibilitas di berbagai industri.

Berikut adalah daftar 16 Politeknik yang sudah mendapatkan izin membuka program studi D-2 Jalur Cepat:

  1. Politeknik Negeri Bali
  2. Politeknik Negeri Madiun
  3. Politeknik Negeri Madura
  4. Politeknik Negeri Jakarta
  5. Politeknik Negeri Lampung
  6. Politeknik Negeri Bengkalis
  7. Politeknik Negeri Padang
  8. Politeknik Negeri Lhokseumawe
  9. Politeknik Negeri Malang
  10. Politeknik Negeri Banjarmasin
  11. Politeknik Negeri Ujung Pandang
  12. Politeknik Negeri Pontianak
  13. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  14. Politeknik Kampar
  15. Politeknik Sahid
  16. Politeknik LPP Yogyakarta

 

Untuk Politeknik Negeri Lampung, pada tahun 2022 ini mendapatkan izin membuka program studi D-2 Jalur Cepat:

  1. Administrasi perpajakan
  2. Pengolahan Patiseri
  3. Teknik Produksi Tanaman Organik

The post Polinela Peroleh Izin Pembukaan Program Studi D2 Jalur Cepat appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>