Kecamatan Kalirejo Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kecamatan-kalirejo/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Sat, 11 Mar 2023 16:42:59 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Kecamatan Kalirejo Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/kecamatan-kalirejo/ 32 32 Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu https://polinela.ac.id/polinela-dampingi-pondok-pesantren-baitul-quran-metro-kembangkan-agrowisata-terpadu/ Mon, 06 Sep 2021 14:00:40 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4029 Polinela, Senin (06/09/2021). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan pengembangan lokasi agrowisata pertanian terpadu di lahan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kota Metro. Pondok Pesantren Baitul Quran yang beralamat di Jalan Murai, Purwosari, Metro Utara, Kota Metro bernaung di bawah Yayasan Nurul Hakim Madani, sebuah lembaga yang bergerak di bidang […]

The post Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (06/09/2021). Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan pengembangan lokasi agrowisata pertanian terpadu di lahan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kota Metro. Pondok Pesantren Baitul Quran yang beralamat di Jalan Murai, Purwosari, Metro Utara, Kota Metro bernaung di bawah Yayasan Nurul Hakim Madani, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan dakwah.

Lembaga tersebut berusaha mengkader penghafal Al-Qur’an yang sekaligus juga memahaminya. Saat ini terdapat lebih dari 100 orang santri mukim yang belajar Al-Qur’an di Pondok Pesantren Baitul Qur’an. Kompetensi utama santri yang mondok di Pesantren Baitul Qur’an adalah memiliki hapalan Al-Qur’an, berkepribadian Islami, mempunyai kemampuan berorganisasi, memiliki jiwa leadership, dan peduli terhadap lingkungan.

Aktivitas utama kegiatan di pondok pesantren adalah mempelajari Al-Qur’an, aktivitas peribadatan, pengajian, bakti sosial, dan kegiatan sosial.
Pembina Yayasan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Joko Sudarmo, SE, M.M. mengatakan, selain fokus pada kegiatan utama peribadatan, santri di Pondok Pesantren baitul Qur’an juga diberikan beberapa kegiatan ekstrakurikuler seperti berkuda, panahan, futsal, pramuka, English Club, Arabica Club, desain grafis, kewirausahaan, nasyid/hadroh, mentoring, PMR, olimpiade MTK, IPA, dan IPS, serta kegiatan berkebun.

“Untuk mendukung aktivitas berkebun bagi pada santri mukim disediakan lahan pertanian seluas kurang lebih 1 ha, kandang ternak dan kolam ikan. Pengelola pondok pesantren juga berusaha untuk meningkatkan kompetensi para santri dengan memberikan pelajaran dan aktivitas kegiatan kewirausahaan terutama di bidang pertanian, dengan menerapkan konsep pertanian terpadu sekaligus menjadi inisiasi sebagai tempat agrowisata yang diberi nama Agrowisata Madani,” jelasnya.

Namun demikian, lanjutnya, pengelola pondok merasa belum mempunyai bekal yang cukup untuk melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, pihak Pengelola Yayasan Nurul Hakim Madani Pondok Pesantren Baitul Qur’an bekerjasama dengan Politeknik Negeri Lampung untuk mendapatkan bantuan, bimbingan, dan pendampingan dalam mengelola kebun pertaniannya untuk dijadikan lokasi agrowisata terpadu sekaligus tempat untuk menambah kompetensi para santri khususnya pada bidang pertanian.

Ketua Tim PKM Politeknik Negeri Lampung Dr. Dulbari, SP., MSi., mengatakan, Politeknik Negeri Lampung mempunyai peran dan tanggungjawab untuk mentransfer teknologi hasil-hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya pada bidang pengembangan pertanian terpadu sesuai dengan konsep yang dikembangakan oleh Pondok Pesantren Baitul Qur’an.

Salah satu komoditas unggulan hasil penelitian dosen Politeknik Negeri Lampung adalah edamame. Edamame merupakan salah satu jenis tanaman kedelai yang berasal dari daerah sub tropika yang telah berhasil dikembangkan di Indonesia. Tanaman ini dikonsumsi sebagai vegetable soybean (kedelai segar), dengan rasa yang unik dan kandungan nilai gizi yang tinggi sebagai sumber vitamin, mineral, protein, dan energi sangat baik bagi kesehatan.

“Edamame menjadi satu-satunya sayuran yang mengandung semua jenis asam amino esensial yang dapat menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan metabolisme dan kadar energi, serta membantu membangun otot dan sel-sel sistem imun,” ungkapnya.

Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Quran Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu
Kegiatan pendampingan dan bimbingan teknik dilakukan oleh Tim PKM Polinela

Kegiatan pendampingan dan bimbingan teknik dilakukan oleh Tim PKM yaitu Hidayat Saputra, SP.MSi., Destieka Ahyuni, SP.MSi., Lina Budiarti, SP. MSi., dan Miranda Ferwita Sari, SP. MSc., serta dibantu oleh PLP dan mahasiwa Program Studi Produksi Tanaman Pangan. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan dalam bentuk peralatan pertanian dan sarana produksi (pupuk, benih, dan mulsa plastik perak).

 

*Artikel telah dirilis pada https://radarlampung.co.id/

The post Polinela Dampingi Pondok Pesantren Baitul Qur’an Metro Kembangkan Agrowisata Terpadu appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital https://polinela.ac.id/tim-pkm-polinela-adakan-pembinaan-manajemen-usaha-dan-pemasaran-digital/ Mon, 06 Sep 2021 06:46:01 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4021 Polinela, Senin (06/09/2021). Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah. Kegiatan pembinaan berlangsung di Aula pertemuan PPI dan Saung Kopi Desa di Jln.KH Ahmad Dahlan no 114, dsn 2 RT 9 , Kalirejo, Lampung Tengah pada Sabtu (4/9) yang […]

The post Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (06/09/2021). Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Lampung (Polinela), mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah.

Kegiatan pembinaan berlangsung di Aula pertemuan PPI dan Saung Kopi Desa di Jln.KH Ahmad Dahlan no 114, dsn 2 RT 9 , Kalirejo, Lampung Tengah pada Sabtu (4/9) yang lalu.

Tim PKM Polinela tersebut adalah Dr. Fitriani (Ketua Tim PKM Polinela) bersama enam anggota lainnya yakni Teguh Budi Trisnanto, M.Si., Sutarni, M.Si., Dewi Kania Widiawati, M.Si., Marlinda Apriyani, M.P. dan Dayang Berliana, M.Si., serta Annisa Fitri, M.Si merupakan Tim dengan bidang kepakaran Ekonomi Pertanian, Agribisnis, UMKM, dan Manajemen Informatika.

Polinela_Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital
Tim PKM Polinela mengadakan Pembinaan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi UMKM di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah

Kegiatan pembinaan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kalirejo, Eka Inrayani Shiddiqa, S.Pd didampingi kepala bidang pendidikan Siti Khalimah juga melibatkan kelembagan pertanian terkait, yaitu Kepala BPP Kecamatan Kalirejo, Tuhono, S.P., Ketua Forum KWT, Gapoktan, MT Al-Hidayah, dan perwakilan dari KWT yang ada di wilayah Kalirejo, dengan total peserta mencapai 30 orang. Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Tim PKM Polinela, Dr. Fitriani menjelaskan, Pembinaan UMKM, telah dilakukan dari awal mulai dari perencanan dengan melibatkan kelompok Mitra UMKM dalam penelusuran akar masalah dan rumusan solusi yang dikehendaki sesuai dengan potensi lokalnya.

“Ini kami lakukan, untuk memastikan kegiatan pembinaan sesuai dengan prioritas penyelesaian persoalan mitra dalam membangun keberlanjutan usaha,” ungkap Fitriani.

Menurutnya, Kebutuhan Mitra UMKM untuk memperbaiki kinerja bisnis dari aspek produksi, pemasaran, permodalan dan manajemen usaha, mendorong mereka secara aktif berkomunikasi dan menemukan solusi Bisnis yang diperlukan.
Seperti, UKM Aisiyah, yang menghasilkan produk unggulan batik ecoprint yang sangat cantik. KWT Nur Jannah concern pada produk aneka snack dari ubikayu, pare, dan udang dengan rasa yang khas.

Kemudian, KWT Flamboyan dengan aneka produk sayuan segar dan olahan yang berkualitas.

Dengan spesialisasi pada produk unggulannya UMKM, dapat meningkatkan skala usaha, efisiensi produksi, dan daya saing. Kepekaan dan kelincahan (agility) pelaku usaha dalam menangkap selera pasar/konsumen perlu terus dikembangkan untuk dapat meningkatkan omset yang profitable dan berkelanjutan.

Materi pembinaan, fokus pada pengenalan dan pembiasaan penggunaan aplikasi digital marketing dengan Aplikasi FUDIA Marketplace untuk tujuan perluasan pasar dan omset penjualan UMKM.

“Aplikasi FUDIA marketplace adalah produk unggulan teknologi pemasaran digital Polinela yang diluncurkan pada September tahun 2020 lalu. Aplikasi ini dikenalkan berplatform android dan diakses melalui play-store,” bebernya.
Dr.Fitriani juga memaparkan bahwa, Penguatan kompetensi perencanaan dan pengendalian Bisnis, menggunakan sistem pencatatan keuangan dengan aplikasi SiApik BI juga berplatform android; Motivasi membangun Bisnis melalui Entrepreneurship capacity building dilakukan dengan pendekatan role play dan dinamika kelompok; Peningkatan kualitas produksi dilakukan dengan diversifikasi produk bernilai tambah dalam kemasan yang variatif dan adaptif dengan selera pasar.

“Tujuan dari kegiatan PKM ini, yakni untuk penguatan kapasitas pengelolaan Bisnis secara transparan dan sehat, produksi berkelanjutan dengan omset secara signifikan menguntungkan,” tambah salah satu anggota tim, Dayang Berliana, M.Si.,

Dayang menjelaskan, Produk dengan pengemasan yang unik dan kreatif, yang dipasarkan dengan platform marketplace FUDIA secara online dan publisitas di jejaring medsos, secara aktif meningkatkan potensi perluasan pasar, omset dan kapasitas usaha, serta profitabilitas yang berkelanjutan bagi UMKM lokal.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, diketahui bahwa mitra peserta siap untuk menerapkan aplikasi teknologi dari Polinela dan optimis untuk terus produktif mengembangkan usaha KWT/UKM secara profitable dan berkelanjutan.

“Tindak lanjut kegiatan disepakati untuk meningkatkan kerjasama antara Polinela dan Tim Penggerak PKK, dan Forum KWT Kecamatan Kalirejo dalam bidang pengembangan UMKM secara periodik dan lebih intens,” katanya.

Kegiatan pembinaan, ditutup dengan penyerahan bantuan peralatan produksi dan paket TTG manual guideline dan link video tutorial Fudia Marketplace (https://youtu.be/Kiaiog1sN-g; https://play.google.com/store/apps/details?id=id.fudia.sellers; https://play.google.com/store/apps/details?id=id.fudia.buyer ), TTG pengemasan dan labeling produk dan video link (https://youtu.be/7GBhTV1qYGs ; https://youtu.be/isq7AHze2yk ), dan TTG aplikasi pencatatan keuangan SiAPIK BI (https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ptk ).

Sebagai Informasi, Kecamatan Kalirejo-,Kabupaten Lampung Tengah ini membawahi 17 kampung, dengan ibu Kota kecamatan di Kampung Kalirejo. Berdasarkan potensi daerah, Kecamatan Kalirejo memiliki luas wilayah 674 km2, dengan jumlah penduduk 68.734 jiwa atau 19.752 KK.

Sumber mata pencaharian utama berasal dari usahatani tanaman pangan utama, meliputi padi padi (2.310 ha dan produktivitas mencapai 5,3 ton/ha); jagung (897 ha dan produktivitas 5,9 ton/ha) dan ubi kayu (243 ha dan produktivitas 21,9 ton/ha), dan budidaya ikan kolam seluas 132 ha dengan produksi mencapai 1.436 ton, serta produktivitas 3,86 ton/ha (BPS Lampung Tengah, 2019).

Sektor produksi primer masih mendominasi sumber penghasilan. Fluktuasi penerimaan rumah tangga tergantung pada situasi panen, musim, produktivitas, tingkat harga, hingga ketidakpastian penjualan hasil.

Perbaikan sumber mata pencarian melalui peningkatan nilai tambah, perbaikan produk/jasa yang mengikuti selera pasar, pemasaran yang kreatif, hingga aneka inovasi produk-produk sekunder inovatif yang memiliki nilai ekonomis diperlukan.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kelembagaan ekonomi pertanian merupakan suatu keniscayaan sebagai amanat Undang-Undang (UU) No.16/2006, UU No.19/2013, dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 82/2013.

Kelembagaan ekonomi produktif di Kecamatan Kalirejo, meliputi Gapoktan, Poktan, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan UKM non pertanian.
Perkembangan ekonomi yang dimotori oleh kelompok usaha wanita mulai tumbuh di Kecamatan Kalirejo. Jumlah KWT di Kalirejo hingga tahun 2021 sebanyak 29 kelompok, meningkat tajam dibanding tahun 2018 yang baru berjumlah 17 kelompok.

Pada tahun 2020 terbentuk 3 kelompok ekonomi produktif baru, yaitu KWT Nur Jannah (Kampung Sukosari) dan KWT Flamboyan (Kampung Kalirejo) dan UKM Aisyiyah.

Oleh karena itu, Tim Penggerak PKK Kecamatan mendorong prioritas pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital menjadi prioritas untuk UMKM yang masih baru.

*Artikel telah dirilis pada https://radarlampung.co.id/

The post Tim PKM Polinela Adakan Pembinaan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>