dan Hortikultura Provinsi Lampung Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/dan-hortikultura-provinsi-lampung/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Tue, 24 Oct 2023 03:08:14 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png dan Hortikultura Provinsi Lampung Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/tag/dan-hortikultura-provinsi-lampung/ 32 32 Dosen Polinela Jadi Pionir Inspiratif di Acara GenTa Organik Lampung 2023 https://polinela.ac.id/dosen-polinela-jadi-pionir-inspiratif-di-acara-genta-organik-lampung-2023/ Tue, 24 Oct 2023 02:58:26 +0000 https://polinela.ac.id/?p=8257 Polinela, Selasa (24/10/2023). Sejumlah dosen dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) telah berperan sebagai narasumber utama dalam acara Gerakan Tanam (GenTa) Organik yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung. Acara prestisius ini berlangsung di Hotel Arinas, Bandar Lampung, pada 18-19 Oktober 2023. Pembukaan […]

The post Dosen Polinela Jadi Pionir Inspiratif di Acara GenTa Organik Lampung 2023 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Selasa (24/10/2023). Sejumlah dosen dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) telah berperan sebagai narasumber utama dalam acara Gerakan Tanam (GenTa) Organik yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung. Acara prestisius ini berlangsung di Hotel Arinas, Bandar Lampung, pada 18-19 Oktober 2023.

Pembukaan GenTa Organik dimulai dengan sambutan yang penuh semangat dari Ir. Bani Ispriyanto, M.M., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung. Dalam pidatonya, beliau menyoroti urgensi pertanian organik dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di wilayah ini. Ispriyanto menegaskan bahwa kolaborasi yang erat antara petani, penyuluh, dan akademisi adalah kunci sukses untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam acara ini, dosen-dosen berpengalaman dari TPTP Polinela, yakni Priyadi, S.P., M.Si., Rizky Rahmadi, S.P., M.P., dan Fajar Rochman, S.P., M.P., memberikan wawasan mendalam tentang pertanian organik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Organik 6729-2016. Mereka mengulas topik-topik penting seperti konversi lahan, tata kelola air, benih organik, dan proses sertifikasi lahan organik. Diskusi juga merambah ke manfaat besar yang ditawarkan oleh praktik pertanian organik, yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tanaman namun juga menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi.

dosen berpengalaman dari TPTP Polinela, yakni Priyadi, S.P., M.Si., Rizky Rahmadi, S.P., M.P., dan Fajar Rochman, S.P., M.P., memberikan wawasan mendalam tentang pertanian organik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Organik 6729-2016

Peserta acara GenTa Organik terdiri dari perwakilan Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota, penyuluh pertanian, dan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Mereka bersatu dalam tekad untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang praktik pertanian organik dan menerapkannya secara berkelanjutan di seluruh wilayah Lampung. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik sambil melindungi ekosistem lingkungan.

Ir. Bani Ispriyanto, M.M., menyampaikan harapannya bahwa GenTa Organik ini akan menjadi titik awal yang menginspirasi pertanian organik sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan di Provinsi Lampung. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada dosen-dosen TPTP Polinela atas kontribusi berharga mereka dalam memperkaya pengetahuan para peserta.

GenTa Organik tahun ini diharapkan akan menjadi pendorong perubahan positif dalam sektor pertanian di Provinsi Lampung. Melalui pemahaman mendalam tentang pertanian organik dan komitmen kuat para pelaku sektor ini, Provinsi Lampung berada di jalur yang tepat menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berdaya tahan di masa depan.

The post Dosen Polinela Jadi Pionir Inspiratif di Acara GenTa Organik Lampung 2023 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
BIMTEK Penyuluh Pendamping Program Petani Milenial Untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung https://polinela.ac.id/bimtek-penyuluh-pendamping-program-petani-milenial-untuk-mahasiswa-penerima-beasiswa-pertanian-provinsi-lampung/ Mon, 25 Jan 2021 06:16:28 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3170 Polinela, Senin (25/01/2021) Direktur Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Dr. Ir. Sarono, M.Si. resmi membuka BIMTEK Penyuluh Pendamping Program Petani Milenial Untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung bertempat di GSG Politeknik Negeri Lampung yang dihadiri oleh 64 peserta penyuluh pendamping yang hadir secara Offline dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan mahasiswa penerima beasiswa pertanian […]

The post BIMTEK Penyuluh Pendamping Program Petani Milenial Untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (25/01/2021) Direktur Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Dr. Ir. Sarono, M.Si. resmi membuka BIMTEK Penyuluh Pendamping Program Petani Milenial Untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung bertempat di GSG Politeknik Negeri Lampung yang dihadiri oleh 64 peserta penyuluh pendamping yang hadir secara Offline dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan mahasiswa penerima beasiswa pertanian Provinsi Lampung secara Online via Youtube.

Acara ini di hadiri langsung oleh Direktur Polinela Dr. Ir. Sarono, M.Si., sedangkan dari pihak Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung diwakili oleh Ir. Khoirul Amri, M.E.P serta Penyuluh Pendamping Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung. Turut hadir sebagai pembicara pada acara tersebut Kepala Unit Kerjasama Polinela, Ir. Zainal Mutaqin, M.Si., dan Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Polinela Agung Adi Candra, S.KH., M.Si .

Dalam sambutannya, Direktur Polinela berharap kerja sama yang sudah terjalin semakin ditingkatkan dan dikembangkan agar dunia pertanian tetap eksis.
Beliau juga memperkenalkan Polinela merupakan jalur pendidikan vokasi yang terdiri dari 30% teori dan 70% praktek. Jenjang Pendidikan yang ditempuh oleh Polinela juga setara dengan Universitas yaitu D3, S1 Terapan dan S2 Terapan. Rencananya Polinela akan membuka S3 Terapan. D3 Polinela terdapat 13 prodi, S1 Terapan terdapat 10 prodi dan S2 Terapan terdapat 1 prodi. Pada saat ini telah berlangsung seleksi penerimaan mahasiswa baru yang terdiri dari 6 jalur yaitu jalur PMKAB, SNMPN, SNMPTN, SBMPN, SBMPTN, dan Mandiri. Pada tahun ini Polinela telah membuka program studi baru, yaitu Pengelola Perkebunan Kopi yang pada tahun ini prodi tersebut siap menerima mahasiswa baru. Tahun 2019 Polinela juga membuka prodi baru yaitu Perjalanan Wisata yang disambut dengan antusias oleh masyarakat. Polinela mempunyai sarana pembelajaran langsung seperti Teching Farm, salah satu produk unggulan yang dihasilkan yaitu Edamame.

Kepala Unit Kerjasama Polinela, Ir. Zainal Mutaqin, M.Si., dan Ketua Unit Penelitian dan Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Polinela Agung Adi Candra, S.KH., M.Si. menyampaikan materi tentang Beasiswa Pertanian Pemprov Lampung. Beasisswa Pemprov Lampung diberikan kepada generasi penerus pertanian Lampung. Mahasiswa penerima beasiswa ini merupakan anak petani, nelayan, penyuluh pertanian di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Peranan Polinela adalah sebagai tempat pelaksanaan proses pendidikan, pendampingan akademik, dan memberikan program penguatan tambahan melalui penajaman kompetensi bidang penyuluhan (pertanian, kewirausahaan, penguatan karakter, dan public speaking) bagi mahasiswa penerima mahasiswa tersebut.
BIMTEK ini dilaksanakan sebagai landasan bagi penyuluh agar lebih paham dan mengerti sistem dan cara membimbing mahasiswa penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung. Dengan adanya BIMTEK ini diharapakan mahasiswa yang menerima beasiswa pertanian dapat menjadi lulusan yang berkualitas, menjadi petani milenial yang berwawasan luas sehingga menjadi petani panutan. Oleh karena itu, perlu adanya pelatihan untuk para penyuluh pendamping guna menciptakan generasi petani yang kompeten.

Diakhir acara, Direktur Polinela mengajak seluruh peserta yang hadir dalam acara untuk memanen jagung. Jagung yang dipanen bukanlah jagung biasa karena jagung tersebut berwarna ungu dan bisa langsung dimakan. Jagung ungu tersebut merupakan hasil praktik dari mahasiswa Polinela.

The post BIMTEK Penyuluh Pendamping Program Petani Milenial Untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Pertanian Provinsi Lampung appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Workshop Validasi Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Ajar Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Pascasarjana Polinela Tahun 2020 https://polinela.ac.id/workshop-validasi-kurikulum-dan-penyusunan-perangkat-ajar-program-studi-magister-terapan-ketahanan-pangan-mtkp-pascasarjana-polinela-tahun-2020/ Tue, 11 Aug 2020 08:58:29 +0000 https://polinela.ac.id/?p=2475 Polinela, Kamis (06/08/2020), Program Pascasarjana Politeknik Negeri Lampung  menyelenggarakan Workshop Validasi Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Ajar Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Pascasarjana Polinela Tahun 2020 bertempat di Ruang Sidang Utama, Selasa, 04 Agustus 2020. Workshop ini bertujuan menyiapkan pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi, yaitu Kurikulum. Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) adalah seperangkat […]

The post Workshop Validasi Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Ajar Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Pascasarjana Polinela Tahun 2020 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Kamis (06/08/2020), Program Pascasarjana Politeknik Negeri Lampung  menyelenggarakan Workshop Validasi Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Ajar Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Pascasarjana Polinela Tahun 2020 bertempat di Ruang Sidang Utama, Selasa, 04 Agustus 2020. Workshop ini bertujuan menyiapkan pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi, yaitu Kurikulum.

Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN- Dikti) dan perubahannya pada Permenristekdikti No 50 Tahun 2018 dan deskripsi level 8 (delapan) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012, dan yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi.

Hadir sebagai narasumber dalam workshop kurikulum tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., Direktur Pascasarjana Universitas Lampung dan  Ir. Bani Ispriyanto, MM., Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh 20 Dosen Tenaga Pengajar MTKP dan tim dari Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) Polinela dengan memperhatikan protokol kesehatan C-19.

Pembantu Direktur I, Dwi Puji Hartono,S.Pi., M.Si., selaku koordinator MTKP menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan di lingkup MTKP Pascasarjana Polinela, dengan lebih baik lagi, terutama dalam rangka menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing, sehingga akan secara mudah terserap di lapangan kerja.

Sementara itu, Direktur Polinela, Dr. Ir, Sarono, M.Sc.,. dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim pengelola dan Dosen dengan terlaksananya kegiatan tersebut dan kepada Narasumber yang telah berkenan membagi ilmu di Polinela. Sorono juga menjelaskan pentingnya peran MTKP dalam memenuhi kebutuhan dan kemandiriin pangan nasional.

Beliau juga berharap para dosen untuk bisa mengikuti dengan serius workshop tersebut, sehingga menghasilkan kurikulum yang baik. “saya mengharapkan kurikulum yang akan di validasi ini mampu menjawab berbagai kebutuhan seperti apa yang dibutuhkan dunia kerja dan dunia industri yang sesuai dengan zaman sekarang ini”.

Bani Ispriyanto, menjelaskan tentang peran apa saja yang bisa dilakukan MTKP Polinela dalam pembangunan ketahanan pangan Lampung dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Wan Abbas Zakaria, memaparkan materi tentang Kurikulum, Proses Pembelajaran dan Ketahanan Pangan. “Hakekat pendidikan adalah untuk menghasilkan insan yang ahsanitaqwiim sehingga mampu membangun peradaban kehidupan ummat manusia yang lebih baik. Semoga kurikulum yang disusun mampu diimplementasikan dengan baik dan benar sehingga Program Studi Magister Ketahanan Pangan terwujud dengan efektif dan efisien. Kunci sukses implementasi suatu kurikulum tergantung kepada leadershif, managemen, dan sumberdaya produktif yang dapat diakses” tutupnya. Humas*

The post Workshop Validasi Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Ajar Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Pascasarjana Polinela Tahun 2020 appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>