Polinela, Senin (13/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggaraan Welcome Ceremony International Students sebagai bagian dari Program Pertukaran Pelajar proyek Climate Change Action Modality (CCAM) Kakao Agroforestri Lampung.
Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room H Polinela dan menjadi momentum strategis dalam mempererat kolaborasi global, khususnya dengan University of Copenhagen, Denmark.
Program ini merupakan implementasi nyata kerja sama internasional yang melibatkan sejumlah mitra strategis, di antaranya Preferred by Nature dan Rikolto sebagai organisasi non-pemerintah yang fokus pada keberlanjutan sektor pertanian. Kehadiran mahasiswa internasional di Polinela diharapkan mampu memperkuat sinergi akademik, penelitian, serta pertukaran pengetahuan di bidang agroforestri dan perubahan iklim.
Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, serta perwakilan mitra NGO. Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Agung Adi Candra, S.Kh.,M.Si., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi internasional ini. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi global, adaptif, dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, Polinela tidak hanya membuka ruang pertukaran budaya, tetapi juga memperkuat kolaborasi akademik yang berkontribusi nyata terhadap isu global, khususnya perubahan iklim dan pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wadah awal dalam membangun komunikasi lintas budaya serta diskusi akademik antara mahasiswa Polinela dan mahasiswa internasional. Interaksi ini diharapkan mampu memperluas wawasan global mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya gagasan inovatif dalam pengembangan sistem agroforestri kakao yang berkelanjutan di Indonesia.
Dua mahasiswa dari University of Copenhagen, yakni Rachele Piana dan Paulo Stipanic, turut ambil bagian dalam program ini. Selain mengikuti pertukaran budaya, keduanya juga melaksanakan joint research bersama mahasiswa Polinela di bawah bimbingan Fitriani, yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi pertanian dan agroforestri.
Kolaborasi riset lintas negara ini menjadi sarana integrasi keilmuan sekaligus pertukaran pengalaman akademik yang konstruktif. Diharapkan, hasil dari penelitian bersama ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan model agroforestri kakao yang adaptif terhadap perubahan iklim serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.
Melalui Program Pertukaran Pelajar CCAM Kakao Agroforestri Lampung, Polinela semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi yang aktif dalam kancah internasional. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Polinela dalam menjawab tantangan global melalui pendidikan, penelitian, dan kolaborasi lintas negara.





