Kegiatan

Polinela Matangkan Perencanaan 2027 Lewat Pra-Musrenja Berbasis Sistem Informasi

Polinela, Kamis (16/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui Kelompok Kerja (Pokja) Perencanaan Sistem Informasi (PSI) menyelenggarakan kegiatan Pra Musyawarah Rencana Kerja (Pra-Musrenja) Tahun Anggaran 2027 sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perencanaan yang terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada kinerja.

Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam proses penyusunan rencana kerja tahunan yang bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan institusi dengan kebutuhan riil unit kerja, sekaligus memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Bagian Keuangan dan Umum, Zahermanto, S.P., M.H., yang menekankan bahwa perencanaan merupakan fondasi utama dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan institusi. “Pra-Musrenja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan ruang strategis untuk memastikan setiap usulan program benar-benar berbasis kebutuhan dan memiliki dampak nyata. Perencanaan yang baik akan menghasilkan pelaksanaan yang tepat sasaran dan akuntabel,” ujar Zahermanto.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam sambutan sekaligus arahannya menegaskan pentingnya transformasi perencanaan yang adaptif, inovatif, dan berbasis kinerja. “Kita tidak bisa lagi menyusun perencanaan dengan pendekatan konvensional. Setiap program harus dirancang secara terukur, berbasis data, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Pra-Musrenja ini menjadi momentum untuk merumuskan program-program unggulan yang berdampak langsung,” tegasnya.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam sambutan sekaligus arahannya menegaskan pentingnya transformasi perencanaan yang adaptif, inovatif, dan berbasis kinerja

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pra-Musrenja sebagai wadah konsolidasi gagasan dan inovasi. “Saya berharap forum ini dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan perencanaan yang tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dan berdampak nyata bagi institusi dan masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan musyawarah rencana kerja oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si., yang menyoroti pentingnya orientasi program terhadap pengembangan mahasiswa.

“Mahasiswa adalah pusat dari seluruh layanan kita. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang harus mampu memberikan nilai tambah terhadap peningkatan kompetensi, karakter, dan daya saing mahasiswa,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa indikator kinerja harus menjadi acuan utama dalam penyusunan program kerja.

“Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan memiliki output dan outcome yang jelas, serta berkontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja utama institusi,” tambahnya.

Selain itu, Agung Adi Candra mengingatkan pentingnya keselarasan antara program kemahasiswaan dengan arah strategis institusi secara keseluruhan. “Sinkronisasi antarunit menjadi hal yang mutlak. Dengan perencanaan yang selaras, kita dapat menciptakan program yang tidak hanya berjalan baik, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Pra-Musrenja Tahun Anggaran 2027 ini, Polinela menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perencanaan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam pelaksanaan Musrenja serta mampu mendorong peningkatan kinerja institusi secara berkelanjutan.