Polinela, Selasa (07/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-42 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan institusi sekaligus penegasan komitmen dalam meningkatkan kontribusi pendidikan vokasi terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Sidang Senat Terbuka dihadiri oleh berbagai perwakilan perguruan tinggi, mitra industri, serta stakeholder di Provinsi Lampung, yang menunjukkan kuatnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul.
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Senat Polinela, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., yang membuka jalannya prosesi secara resmi dan menegaskan pentingnya peran senat dalam menjaga marwah akademik serta arah strategis pengembangan institusi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Gubernur Lampung yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung, Yurnalis, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polinela dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
“Politeknik Negeri Lampung telah menunjukkan kiprah nyata dalam mendukung pembangunan berbasis inovasi dan riset terapan. Kami berharap Polinela terus menjadi motor penggerak dalam pengembangan teknologi tepat guna, khususnya di sektor pertanian dan pangan yang menjadi unggulan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Selanjutnya, Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Dies Natalis ke-42 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat transformasi institusi menuju pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing global.
“Selama 42 tahun perjalanan Polinela, kami terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya inovasi dan karakter kuat. Tema Dies Natalis tahun ini menjadi refleksi bahwa pengembangan potensi harus selaras dengan upaya menginspirasi keunggulan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Polinela terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, industri, maupun institusi pendidikan lainnya, guna memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sebagai bagian penting dari Sidang Senat Terbuka, kegiatan ini juga menghadirkan orasi ilmiah dari para akademisi Polinela yang mengangkat isu strategis di bidang pangan dan pertanian berbasis inovasi.
Orasi pertama disampaikan oleh Dr. Ir. Nurbani Kalsum, M.Si., dosen Jurusan Teknologi Pertanian Program Studi Teknologi Pangan, dengan judul “Propolis, Inovasi Lokal Lampung dan Hilirisasi Pangan Fungsional Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan.
Sementara itu, orasi ilmiah kedua disampaikan oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., dari Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Program Studi Teknologi Perbenihan, dengan judul “Peran Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Lampung Dalam Menghasilkan Varietas Unggul Nasional Tanaman Hortikultura Berbasis Smart Agriculture.”
Sidang Senat Terbuka ini menjadi simbol komitmen Polinela dalam terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi pembangunan, khususnya dalam sektor pertanian dan pangan. Momentum Dies Natalis ke-42 diharapkan semakin memperkuat posisi Polinela sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, inspiratif, dan berdampak luas bagi masyarakat.







