Polinela, Jum’at (11/07/2025). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melangkah ke fase krusial kepemimpinan. Dalam sidang tertutup Senat Polinela yang berlangsung, sebanyak 31 anggota senat menetapkan tiga calon Direktur resmi dari empat bakal calon yang sebelumnya telah memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka dalam sidang terbuka.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Senat Polinela, Ir. Zainal Mutaqin, M.Si., dan disaksikan oleh delapan Ketua Jurusan di lingkungan Polinela. Proses ini disebut sebagai penyaringan, sebuah mekanisme penting untuk mengerucutkan kandidat, bukan sekadar formalitas. “Ini bukan hanya seleksi administratif. Ini proses strategis untuk menyaring calon pemimpin terbaik bagi masa depan institusi,” tegas Zainal dalam sambutannya di awal sidang.
Penetapan tiga nama calon Direktur dilakukan melalui Sidang Paripurna Pleno Senat yang dilanjutkan dengan pengundian dan penetapan nomor urut calon, dimoderatori oleh Kurniawan, S.Kom., M.Kom. Hasilnya:
- Calon direktur nomor urut 1: Dr. Dwi Puji Hartanto, S.Pi., M.Si.
- Calon direktur nomor urut 2: Dr. Ir. Beni Hidayat, M.Si.
- Calon direktur nomor urut 3: Dr. Irmayani Noer, S.P., M.Si.

Direktur Polinela, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi proses yang berjalan tertib dan penuh integritas. “Transparansi dan keterlibatan senat serta para kajur adalah fondasi demokrasi kampus. Saya yakin dari proses ini akan lahir pemimpin yang mampu membawa Polinela ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Seluruh tahapan ini menunjukkan komitmen Polinela terhadap tata kelola kampus yang baik, demokratis, dan bertanggung jawab. Dengan penyaringan ini, diharapkan pemimpin terpilih nantinya benar-benar mampu membawa Polinela menjadi institusi vokasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.





