Artikel Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/category/publikasi/artikel/ Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada Akhlak Mulia, Disiplin, Terampil, Mandiri dan Kompetitif Sat, 30 Sep 2023 15:10:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://polinela.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/cropped-polinela_logo-32x32.png Artikel Archives - Politeknik Negeri Lampung https://polinela.ac.id/category/publikasi/artikel/ 32 32 Artikel: Strategi Raih Beasiswa LPDP Program Doktor PhD Newcastle University United Kingdom https://polinela.ac.id/raih-beasiswa-lpdp-program-doktor-phd-newcastle-university-united-kingdom/ Wed, 06 Sep 2023 11:06:35 +0000 https://polinela.ac.id/?p=7932 Proses pendaftaran untuk jenjang S3/doctoral memiliki sebuah keunikan tersendiri dibanding saat sarjana S1 atau pascasarjana S2. Pada saat S3 mencari supervisor penelitian yang sebidang dan memiliki arah penelitian yang sama adalah yang paling penting. Pencarian dilakukan melalui email yang baisanya tertera di bagian profil dari pengajar, khususnya di kampus UK profil mengajar berisi data yang […]

The post Artikel: Strategi Raih Beasiswa LPDP Program Doktor PhD Newcastle University United Kingdom appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Proses pendaftaran untuk jenjang S3/doctoral memiliki sebuah keunikan tersendiri dibanding saat sarjana S1 atau pascasarjana S2. Pada saat S3 mencari supervisor penelitian yang sebidang dan memiliki arah penelitian yang sama adalah yang paling penting.

Pencarian dilakukan melalui email yang baisanya tertera di bagian profil dari pengajar, khususnya di kampus UK profil mengajar berisi data yang cukup lengkap dan update mulai dari kontak, publikasi, preferensi penelitian, hingga terkadang ada pula yang mencantumkan berapa jumlah mahasiswa yang mash menjadi bimbingannya hingga waktu tekini.

Sebelum saya melakukan submit dokumen application secara formal ke Newcastle University saya menghubungi Prof Klaus Schoefer sebagai calon supervisor saya, dan beliau menanggapi positif terkait minat saya di bidang Consumer Behaviour. Selanjutnya Prof Klaus Schoefer meminta untuk melakukan pertemuan melalui zoom meeting semacam perkenalan dan menentukan arah dari penelitian saya. Interview atau ngobrol awal dengan Profesor atau calon supervisor ini merupakan hal yang sangat krusial Ketika akan melanjutkan studi doctoral karena dari sinilah kita memulai hubungan awal dengan calon supervisor dan menentukan apakah kita dapat saling cocok sebagai supervisor dan mahasiswa bimbingannya.

Pada sesi inilah biasanya kita dan calon supervisor saling mengutarakan minat dalam hal penelitian dan bagaimana proses perkuliahan doctoral yang mayoritas adalah riset akan dilakukan, selain itu biasanya ada semacam beberapa agreement atau standar yang harus kita penuhi dengan supervisor agar studi dapat dilakukan dengan lancar.

Setelah mendapatkan titik temu maka calon supervisor akan berdiskusi dengan research team-nya yang berada di universitas untuk dapat menentukan apakah kita cocok untuk masuk sebagai anggota tim riset nya. Biasanya kita menunggu kabar dari calon supervisor apakah mereka setuju atau tidak dengan kualifikasi kita, apabila mereka setuju maka kita akan diberi kabar untuk melanjutkan pendaftaran secara formal melalui website universitas.

Pada kesempatan ini saya mendapatkan respon positif dari supervisor yakni Prof Klaus Schoefer dan Dr Shamsi Bahar sebagai co-supervisor saya. Dengan sponsor yang saya miliki untuk melanjutkan studi yakni beasiswa LPDP saya mulai melakukan pendaftaran secara formal melalui website Newcastle University.

Pada tahap admission ini, kita memulainya dengan pengisian profil data probadi kita lalu dilanjutkan dengan pemilihan course dan program yang kita inginkan. Dilanjutkan dengan mengisi beberapa pertanyaan terkait dengan kependudukan (dikarenakan mahasiswa internasional) seperti paspor, lalu juga kita mengupload ijazah serta transkrip kita sebagai bukti telah menyelesaikan program bachelor dan master degree sebagai dokumen penunjang.

Tidak kalah pentingnya juga dokumen CV dan kualifikasi Bahasa (IELTS) juga diupload sebagai bukti bahwa kita memenuhi syarat dalam pendaftaran. Program studi doctoral mengharuskan kita untuk memiliki dua surat referensi, ini bisa berasal dari pembimbing kita saat kuliah dahulu maupun atasan saat bekerja (apabila kita dari dari jalur karir akan tetapi lebih diutamakan surat referensi berasal dari akademisi).

Universitas juga biasanya akan memberikan pertanyaan terkait funding atau pendanaan, apakah kita memiliki sponsor atau akan mendanai kuliah secara pribadi. Saya memiliki sponsor beasiswa yakni LPDP sehingga pada bagian ini saya mengupload LoS atau Letter of Sponsorship sebagai surat penjamin bahwa saya akan didanai, surat ini saya dapatkan dari LPDP (biasanya LoS akan dikeluarkan pihak sponsor untuk kebutuhan pendaftaran). Saat mendaftar juga ada pilihan untuk dapt mengisi nama calon supervisor atau supervisor yang dituju, pada bagian ini kita harus mengisi nama supervisor yang telah kita hubungi dan telah setuju untuk menjadi supervisor kita selama menjalani program doctoral.

Setelah selesai mengisi data dan upload dokumen-dokumen terkait pendaftaran maka semua dokumen itu kita submit, setelah itu kita menunggu proses seleksi dilakukan. Keputusan bahwa kita lolos seleksi atau tidak biasanya diumumkan setelah 4-6 minggu setelah ktia melakukan submit. Apabila dinyatakan lolos maka pihak kampus akan mengeluarkan surat yakni LoA (Letter of Acceptance), ada dua macam LoA yakni Conditional (lulus tetapi memiliki syarat yang harus dipenuhi sebelum diterima menjadi mahasiswa di kampus tersebut) dan Unconditional (sudah diterima dan semua syaratnya memenuhi).

Saya langsung mendapatkan LoA unconditional dari pihak kampus Newcastle University. Setelah diterbitkan Lo Akita juga harus merespon dengan menerima penawaran tersebut sebagai full time PhD student (offer) atau melakukan penundaan (defer) ke semester berikutnya. Saya menerima offer tersebut, selanjutnya pihak kampus akan mengeluarkan dokumen yakni COP (Confirmation of Place). Setelah mendapatkan CoP, pihak Newcastle akan meminta konfirmasi data terkait untuk keberangkatan seperti nama lengkap dan nomer paspor yang digunakan untuk memberikan kita dokumen pendukung yakni Certificate of Acceptance of Studies (CAS) untuk mendukung aplikasi visa kita dalam persiapan keberangkatan ke UK sebagai student (Visa Student). Untuk aplikasi ke halaman resmi Newcastle University sudah selesai dan selanjutnya kita mulai untuk mengurus visa dan dokumen lainnya.

Program Studi : PhD Newcastle University Business School (full time) di Newcastle University Business School (NUBS)
Bidang studi: Marketing, Topik Utama Penelitian: Consumer Behaviour
Supervisor: Prof Klaus Schoefer
Co-Supervisor: Dr Varqa Shamsi Bahar

Sumber:  I Putu Ajie Windu Kertayoga, S.E., M.S.M

The post Artikel: Strategi Raih Beasiswa LPDP Program Doktor PhD Newcastle University United Kingdom appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Artikel : Adaptasi Tanaman Padi Akibat Pemanasan Global https://polinela.ac.id/artikel-adaptasi-tanaman-padi-akibat-pemanasan-global/ Mon, 22 May 2023 08:59:44 +0000 https://polinela.ac.id/?p=7321 Polinela, Senin (22/05/2023). Pemanasan global menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang memicu terjadinya cuaca ekstrim, Cuaca ekstrim me ngancam kestabilan produksi padi. Diperlukan upaya mitigasi dan adaptasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan. Hasil kajian insiden cuaca ekstrim selama 15 tahun terakhir di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah yang berhasil melakukan adaptasi […]

The post Artikel : Adaptasi Tanaman Padi Akibat Pemanasan Global appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (22/05/2023). Pemanasan global menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang memicu terjadinya cuaca ekstrim, Cuaca ekstrim me ngancam kestabilan produksi padi. Diperlukan upaya mitigasi dan adaptasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Hasil kajian insiden cuaca ekstrim selama 15 tahun terakhir di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah yang berhasil melakukan adaptasi tanaman padi terhadap cuaca ekstrim. Pertumbuhan produksi padi dapat selalu dijaga selama rentang waktu tahun 2000-2015.

Keberhasilan tersebut didukung oleh penerapan beberapa strategi antara lain:

  1. Kemampuan mempertahankan lahan sawah baku,
  2. Shifting lahan produksi antar agroklimat,
  3. Penggunaan varietas unggul,
  4. Peningkatan kehandalan sistem produksi,
  5. Menjaga pertumbuhan produksi padi.

Keberhasilan ini dapat menjadi masukan bagi daerah lain dalam melakukan adaptasi tanaman padi terhadap ancaman cuaca ekstrim.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Dulbari, S.P., M.Si. dalam Orasi Ilmiah Acara Wisuda Program Pascasarjana, Sarjana Terapan, dan Program Diploma Politeknik Negeri Lampung, Sabtu 13 Mei 2023.

The post Artikel : Adaptasi Tanaman Padi Akibat Pemanasan Global appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Artikel : Mengobati Krisis Kolaborasi pada Pendidikan Vokasi dengan Merdeka Belajar https://polinela.ac.id/artikel-mengobati-krisis-kolaborasi-pada-pendidikan-vokasi-dengan-merdeka-belajar/ Sun, 09 Apr 2023 16:03:12 +0000 https://polinela.ac.id/?p=7164 Bandar Lampung (SDKS-Kehumasan) : Bonus demografi atau periode dimana populasi usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak daripada usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, untuk dapat memanfaatkan potensi ini secara maksimal, perlu disiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya […]

The post Artikel : Mengobati Krisis Kolaborasi pada Pendidikan Vokasi dengan Merdeka Belajar appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Bandar Lampung (SDKS-Kehumasan) : Bonus demografi atau periode dimana populasi usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak daripada usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, untuk dapat memanfaatkan potensi ini secara maksimal, perlu disiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing. Rendahnya kualitas SDM di Indonesia adalah masalah yang kompleks dan memerlukan tindakan yang komprehensif dari berbagai pihak, bukan hanya dari pemerintah.
Peningkatan kualitas pendidikan dipercaya mampu menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas SDM dan meningkatkan daya saing di pasar global. Pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri akan meningkatkan keterampilan dan kompetensi peserta didik.
Oleh karena itu, perlu dilakukan reformasi pendidikan yang meliputi perbaikan kurikulum dan metode pembelajaran, pengembangan keterampilan digital, pelatihan untuk guru, serta pengenalan teknologi terbaru. Tentunya kita tidak ingin melupakan cita-cita pendidikan yang seharusnya menumbuhkan kompetensi yang utuh sesuai keberagaman manusia.
Pendidikan vokasi dinilai dapat menjadi modal untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing guna mengoptimalkan bonus demografi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun katanya, lulusan pendidikan vokasi masih menjadi penyumbang pengangguran yang konsisten pada setiap tahun.
Ini adalah kenyataan dan sama sekali bukan perhentian. Menurut Databoks.go.id. pada tahun 2021 menyebutkan bahwa angka pengangguran terbesar disumbang oleh lulusan SMK dan Diploma (vokasi). Capaian untuk pendidikan vokasi kita memang masih jauh dari harapan.

Padahal sejatinya, pendidikan vokasi ditujukan untuk menyediakan lulusan yang siap kerja, selain dapat memilih menjadi wirausaha dan melanjutkan kuliah. Pengembangan inovasi, praktik baik dan upaya konkret menuju perbaikan saat ini dirasa perlu dilakukan sebagai kunci dari permasalahan yang ada di dunia vokasi.
Dalam upaya memperkecil kesenjangan tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, menginisiasi kebijakan Merdeka Belajar. Banyak yang beranggapan bahwa Merdeka Belajar hanya merupakan sebuah kebijakan.
Padahal lebih jauh, Merdeka Belajar merupakan sebuah filosofi yang mendasari proses sekaligus tujuan jangka panjang pendidikan Indonesia. Melalui Merdeka Belajar, transformasi pendidikan vokasi juga menjadi isu prioritas.
Pendidikan yang relevan dan dilakukan secara nyata atau project-based learning dikembangkan untuk memperkuat kompetensi hardskills dan softskills pelajar di jalur vokasi.
Penerapan Merdeka Belajar menuntut kesiapan mendasar dari tiga pelaku utama pendidikan yaitu tata kelola dan kepemimpinan instansi pendidikan yang responsif dan sehat, keterbukaan cara pandang dan cara pikir pendidik serta pengelola untuk menerima gagasan baru termasuk kesediaan belajar dan bekerja bersama peserta didik dan mitra eksternal.
Terakhir, peserta didik didorong untuk memiliki kemandirian, tanggung jawab dan kemajuan belajar yang lebih kuat pada peserta didik. Jaminan yang membuktikan bahwa kolaborasi yang memang benar adanya melalui penyusunan kurikulum bersama mitra, program magang dan jaminan rekrutmen bagi lulusan.
Tentunya hal ini selain memudahkan sekaligus meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan prodi. Kolaborasi dengan industri tidak lagi patut dikerdilkan sekedar hitam di atas putih yang hanya didorong untuk mencetak tenaga kerja, tapi lebih lagi sebagai mitra dalam mendorong reformasi pendidikan yang lebih serius.
Sumber dari ide – ide perubahan serta motor penyebaran kesadaran secara lebih luas melalui komunitas masing – masing untuk berkontribusi dalam kemajuan pembangunan bangsa. Dengan menciptakan penerus yang terdidik dan memiliki kualitas yang baik serta memiliki kesempatan yang sama meraih kesuksesan dengan berbagai inovasi.
Inovasi menjadi ciri kompetensi masa depan yang paling sering disebut saat ini. Memperkaya inovasi adalah tentang bagaimana menumbuhkan lebih banyak inovator, dan ini tidak akan subur sendiri.
Butuh dukungan ekosistem yang kuat secara utuh dimana saling mendukung tanpa henti, bukan sekedar dalam bentuk insentif materi tetapi dalam mengkoneksikan ide dan mendapat apresiasi selama prosesnya.
Empat tahun sudah kebijakan Merdeka Belajar memfasilitasi untuk merealisasikan kolaborasi dan karya sebagai pengalaman bermakna, bukan sekedar memenuhi tuntutan tugas sederhana.
Sepanjang tahapannya, inovasi – inovasi dari vokasi saat ini sudah dikuatkan dengan paparan pada kemahiran tinggi yang memperkaya perspektif di berbagai bidang multidisiplin. Lulusan vokasi dengan adanya Merdeka Belajar saat ini tidak hanya sekedar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang link and match dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini.
Tapi mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, serta memilki landasan kemampuan soft skills yang mumpuni dengan berpikir kritis, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan mampu berkolaborasi untuk menghasilkan sebuah inovasi.
Melalui Merdeka Belajar, semoga kita semua bisa terus belajar, berkolaborasi dan berkarya bersama untuk membudayakan inovasi yang menjadi esensi dari integrasi teknologi sekaligus jawaban dari segala perubahan dunia setelah pandemi. (***)

Oleh Nurul Fatimah, S.Pi., M.Si.
Dosen Teknologi Pembenihan Ikan, Politeknik Negeri Lampung (Polinela)

The post Artikel : Mengobati Krisis Kolaborasi pada Pendidikan Vokasi dengan Merdeka Belajar appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Merekonstruksi Filosofi Mengajar https://polinela.ac.id/merekonstruksi-filosofi-mengajar/ Tue, 07 Feb 2023 00:43:21 +0000 https://polinela.ac.id/?p=6484 Polinela, Selasa (07/02/2023). A: “Sudah berapa lama anda berprofesi sebagai seorang dosen?”. B: “Sepuluh tahun”. A: “Apa Filosofi Mengajar anda?”. B: “Tidak ada… atau lebih tepatnya tidak tahu”. A: “Anda mungkin mempunyai Filosofi Mengajar, namun anda mungkin tidak menyadarinya” B: “Apakah filosofi mengajar penting?” A: “Oh… tentu”. B: “Bisa anda jelaskan mengapa Filosofi Mengajar penting […]

The post Merekonstruksi Filosofi Mengajar appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Selasa (07/02/2023).

A: “Sudah berapa lama anda berprofesi sebagai seorang dosen?”.

B: “Sepuluh tahun”.

A: “Apa Filosofi Mengajar anda?”.

B: “Tidak ada… atau lebih tepatnya tidak tahu”.

A: “Anda mungkin mempunyai Filosofi Mengajar, namun anda mungkin tidak menyadarinya”

B: “Apakah filosofi mengajar penting?”

A: “Oh… tentu”.

B: “Bisa anda jelaskan mengapa Filosofi Mengajar penting dan apakah sebaiknya setiap dosen memilikinya?”

A: “Ok… mari kita simak penjelasan berikut agar anda dapat merekonstruksi Filosofi Mengajar Anda?”

Penjelasan “Filosofi Mengajar” saya dapatkan ketika mengikuti kegiatan “Short Course” yang diselenggarakan oleh “Kelembagaan Sumber Daya Diksi (KLSD Diksi) Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tema “Vocational Faculty Instructional Innovation STEM (Science, Technology, Enggenering, Math)” di Arizona State University.

Dosen merupakan pendidik yang memberikan pengajaran untuk menghasilkan manusia cerdas yang berkepribadian luhur. Dalam mendidik banyak pendekatan yang dapat dilakukan seorang dosen sehingga terbangun koneksi yang baik antara dosen sebagai pendidik dan mahasiswa sebagai peserta didik sehingga apa yang dikehendaki bersama dapat dicapai.

Filosofi Mengajar diperlukan karena beberapa faktor, diantaranya adalah pendidik melakukan pengajaran dengan sengaja, pendidik perlu untuk dapat menjelaskan bagaimana cara mereka mengajar, pendidik perlu merenungkan bagaimana cara mereka mengajar, pendidik perlu meningkatkan – kemampuan mengajar setiap semester, dan pendidik sesekali perlu melakukan pengamatan terhadap peserta didik.

Filosofi Mengajar akan diketahui dengan menjawab 6 pertanyaan berikut yang bertujuan untuk merekonstruksi tentang pengalaman pendidikan yang diyakini berdampak positif bagi Anda.

Apa pengalaman belajar terbaik yang Anda miliki sebagai siswa?

Apa pengalaman belajar terbaik yang anda miliki sebagai pendidik?

Terbaik adalah apapun yang anda inginkan dan rasakan.

Jelaskan mengapa hal ini adalah pengalaman belajar yang terbaik.

Selain mengajarkan konten, apa yang anda coba capai pada siswa anda dengan pengajaran Anda. Ini adalah pertanyaan besar dan mungkin paling baik untuk dijawab di awal, yaitu apa yang anda rasakan ketika sebuah mata kuliah berhasil anda ajarkan.

Mengapa perasaan ini penting bagi anda? Hal ini membantu mengartikulasikan bagaimana pendekatan pengajaran anda pada peserta didik terhadap disiplin keilmuan. Hal ini lebih besar dari disiplin keilmuan itu sendiri dan mungkin terkait dengan pertumbuhan pribadi siswa dan bukan hanya pertumbuhan intelektual mereka.

Bagaimana anda mencapai tujuan anda? Apa strategi atau pendekatan pengajaran yang anda gunakan di kelas yang menghasilkan lingkungan atau kesempatan belajar untuk peserta didik anda untuk mencapai tujuan pengajaran anda?

Filosofi pengajaran adalah pernyataan pribadi yang ringkas, dapat diterapkan, dan relevan yang menjelaskan pandangan anda tentang pendidikan, prinsip perencanaan pelajaran, metode pengelolaan kelas, dan pembuatan diagnostik dan penilaian. Filosofi pengajaran memberi pendidik penjelasan yang jelas tentang keyakinan, etika, dan prinsip pengajaran anda yang unik.

Mari mulai membingkai Filosofi Mengajar dengan melihat kata-kata di bawah ini. Kata-kata apa yang mencerminkan Filosofi Mengajar anda? Engagement (keterikatan), Curiosity (rasa ingin tahu), Accountability (akuntabilitas), Precision (presisi), Independence (kemerdekaan), Discipline (disiplin), Responsibility (tanggung jawab), Fear (takut), Respect (menghormati), Caring (kepedulian), Achievement (pencapaian), Accessibility (aksessibilitas), Confidence (kepercayaan diri), Freedom (kebebasan),  Comfort (kenyamanan), Organization (organisasi), Maternalism (maternalisme), Compassion (kasih sayang), Openness (keterbukaan),  Acceptance (penerimaan).

Selanjutnya pilih 4 kata yang akan membingkai Filosofi Mengajar anda. Sebagai contoh anda memilih Engagement (keterikatan), Accountability (akuntabilitas), Independence (kemerdekaan), dan Accessibility (aksessibilitas).

Dengan 4 kata tersebut selanjutnya pilih kata-kata yang sesuai dengan Filosofi Mengajar anda. Sebagai contoh anda memilih Engagement  (personal, attention, motivation, responsibility), Accountability (responsible, expectation, reasonable, invested), Accessibility (open, relevant, motivation, individual), Independence (responsible, honest, proactive, tethered).

Langkah terakhir adalah pilih 2 yang paling sesuai dengan gaya anda yang merupakan benar-benar Filosofi Mengajar anda. Sebagai contoh anda memilih Engagement  (personal, attention, motivation, responsibility), Accountability (responsible, expectation, reasonable, invested). Sekarang anda telah memiliki 10 kata sebagai Filosofi Mengajar anda.

Terkahir dan perlu diingat adalah bahwa Filosofi Mengajar anda dapat (dan mungkin harus) berkembang seiring waktu. Ini tentu harus ditinjau kembali dari waktu ke waktu. Selamat menemukan Filosofi Mengajar anda.

https://ps-tepa.polinela.ac.id/

 

 

 

The post Merekonstruksi Filosofi Mengajar appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Kue-kue Lebaran Bagi Tubuh Kita https://polinela.ac.id/kue-kue-lebaran-bagi-tubuh-kita/ Mon, 02 May 2022 04:52:03 +0000 https://polinela.ac.id/?p=4872 Polinela, Senin (02/05/2022). Lebaran telah tiba. Semua pernak-pernik lebaran sudah disiapkan untuk menyambut sanak saudara, tetangga jiran, dan tamu-tamu agung lainnya. Persiapan dimulai dari bersih-bersih rumah dengan mengecat pagar dan rumah, mencuci atau mengganti gorden dan vitrase, mencuci bunga-bunga artifisial, membersihkan atau mengelap furniture seperti kursi, meja, bufet, lemari, membersihkan tanaman, dan lainnya. Setiap keluarga […]

The post Kue-kue Lebaran Bagi Tubuh Kita appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Senin (02/05/2022). Lebaran telah tiba. Semua pernak-pernik lebaran sudah disiapkan untuk menyambut sanak saudara, tetangga jiran, dan tamu-tamu agung lainnya.

Persiapan dimulai dari bersih-bersih rumah dengan mengecat pagar dan rumah, mencuci atau mengganti gorden dan vitrase, mencuci bunga-bunga artifisial, membersihkan atau mengelap furniture seperti kursi, meja, bufet, lemari, membersihkan tanaman, dan lainnya.

Setiap keluarga yang akan merayakan lebaran akan membeli daging, ayam, kentang, buncis, bungkus ketupat, bumbu, dan bahan lainnya untuk membuat sajian khas lebaran seperti ketupat, rendang, opor, sambal goreng ati, dan sebagainya.

Lebaran akan menjadi tak bermakna ketika tidak ada kue kering dan kue basah khas lebaran. Setiap rumah pada umumnya akan menyajikan kue kering seperti nastar, kastangel, putri salju, kue kacang tanah, kue semprit, lidah kucing, cornfkakes, choco chips, cockies, dan sebagainya. Kue-kue jenis ini mempunyai rasa manis yang dominan.

Selain itu ada juga kue kering khas lebaran yang digoreng seperti pastel, kue bawang, kue tambang, kue akar kelapa, kue kecipir, kue kembang goyang, dan sebagainya.

Kue jenis ini ada yang manis dan ada yang gurih (asin). Jenis-jenis kacang-kacangan juga banyak disajikan seperti kacang tujin, kacang telur, kacang mete, kacang koro, dan kacang Thailand.

Kacang-kacang ini dibuat dengan proses penggorengan atau penyangraian.

Kue basah seperti kue chiffon cake, bolu karamel, prol tape, brownies, bolu gulung, tiramisu, spikoe, lapis legit, kue marmer, kue lapan jam, bolu pisang, kue lapis, bika ambon, dan lainnya juga banyak disajikan.

Hampir semua bahan baku untuk membuat kue-kue di atas adalah sama, yaitu tepung terigu, tepung sagu, tepung maizena, gula, telur, margarin/ mentega/ minyak, susu, keju, dan bahan tambahan lainnya.

Komponen-komponen bahan tersebut ketika sudah menjadi berbagai jenis kue maka akan menyumbang kalori yang cukup tinggi apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Kue nastar merupakan kue kering yang banyak disukai oleh berbagai kalangan baik dewasa maupun anak-anak karena rasanya lengkap, yaitu manis, asam, dan gurih.

Satu buah nastar dengan berat ±10g menyumbang kalori sebesar 37,5 kkal, dengan rincian 26% lemak, 68% karbohidrat, dan 6% protein.

Jika dalam sekali duduk nastar yang dikonsumsi sebanyak 10 buah maka akan menyumbang 375 kkal.

Hal ini sudah hampir mencapai ¼ angka kecukupan gizi (AKG) harian terpenuhi jika kebutuhan energi sebesar 2000 kkal per hari.

Sumber karbohidrat dari berbagai jenis kue kering dan kue basah ini adalah terigu. Satu hal yang perlu diwaspadai adalah kandungan gluten yang terdapat pada terigu.

Gluten merupakan jenis protein utama pada terigu yang berfungsi untuk memerangkap oksigen sehingga roti dapat mengembang, yang dapat membuat mie dan pasta menjadi elastis.

Saat ini banyak orang yang rentan terhadap gluten sehingga tidak bisa mengonsumsi produk pangan dengan bahan baku terigu.

Penyakit yang dapat ditimbulkan oleh gluten, yaitu autoimun (celiac disease, gluten ataxia, dermatitis herpeticum), alergi (wheat allergy with IgE-mediated, non-IgE-mediated), dan non autoimune and non allergy (non-celiac wheat/gluten sensitivity (Sebenca, 2021; El-Sayed, 2020).

Kacang mete memiliki kandungan protein paling tinggi diantara ketiga jenis kue lainnya. Asam amino kacang mete diantaranya adalah leusin, valin, arginin, asam aspartat, asam glutamat, dan serin.

Asam amino leusin dan valin merupakan asam amino esensial, yaitu asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh namun tubuh tidak dapat memproduksi sehingga harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi.

Asam glutamat dan asam aspartat berkontribusi terhadap rasa gurih kacang mete. Asam amino sangat penting bagi tubuh, diantaranya berfungsi membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh, memproduksi energi, dan menghasilkan antibodi untuk membentuk daya tahan tubuh
Kandungan serat berbagai jenis kue khas lebaran ini rendah.

Dengan porsi seperti di atas, kandungan serat kue nastar hanya 0,3g, kue bawang 1,3g, lapis legit 1,6g.

Sedangkan kacang mete cukup tinggi, yaitu 3,3g. WHO menganjurkan asupan serat yang baik per hari adalah 25-30g. Berdasarkan hal ini maka konsumsi kue-kue khas lebaran tidak berkontribusi terhadap asupan serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Serat pangan sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu proses pencernaan dengan cara menghasilkan mikroba baik dalam usus, merangsang aktivitas sel-sel imun sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan serat yang rendah dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan seperti apel, jeruk, pisang dan lainnya. Apel ukuran sedang (7d cm) mengandung serat 3,3g, jeruk dengan diameter 6,5cm mengandung serat 3,1g, dan pisang ukuran sedang (panjang 18 – 20 cm) mengandung serat 3,1g. Selain sebagai sumber serat buah-buahan ini juga memiliki kalori yang rendah.

Kalori apel, jeruk, dan pisang dengan ukuran seperti di atas berturut hanya menyumbang 72 kkal (4% AKG), 62% (3% AKG), dan 105kkal (5% AKG).

Satu hal lagi yang perlu menjadi perhatian dari pangan yang diproses adalah kandungan sodium yang tinggi yang berasal dari penambahan garam pada proses pengolahan.

Batas atas konsumsi sodium untuk orang dewasa adalah 2300mg/hari. Kandungan sodium kue-kue lebaran dengan berat seperti di atas, yaitu nastar (24mg), kue bawang (67mg), kacang mete sangrai asin (308mg), dan lapis legit (212 mg).

Sedangkan kandungan sodium pada buah-buahan sangat rendah, seperti apel (1mg), jeruk (0mg), dan pisang (1mg).
Kue-kue lebaran merupakan hadiah setelah menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan untuk dinikmati, namun harus dalam batas wajar.

Semua jenis makanan akan bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secukupnya.Sekarang tergantung pada diri kita masing-masing bagaimana memperlakukan tubuh kita terhadap serangan kue-kue lebaran yang menggiurkan selera.Apakah kita termasuk orang yang peduli terhadap kesehatan tubuh atau sebaliknya. Mari bijak dalam mengonsumsi kue-kue lebaran untuk kesehatan tubuh yang prima.

Pustaka:
El-Sayed, Z.A. dan Shousha G.A. (2020). Wheat Allergy. Egypt J Pediatr Allergy Immunol. 18(2):55-60.
https://www.alodokter.com/8-fakta-asam-lemak-jenuh-yang-wajib-diketahui
https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/
Sartika, RAD. 2008. Pengaruh Asam Lemak Jenuh, Tidak Jenuh dan Asam Lemak Trans terhadap Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 2, No.4
Sebenca,A., Ribeiro, M., de Sousa, T., Poeta, P., Bagulho, A.S. Igrejas, G. (2021). Wheat/Gluten-Related Disorders And Gluten-Free Diet Misconceptions: A Review. Foods. 10:1765.

*Artikel telah dirilis pada https://radarlampung.co.id/kue-kue-lebaran-bagi-tubuh-kita/

The post Kue-kue Lebaran Bagi Tubuh Kita appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan https://polinela.ac.id/susu-sumber-zat-gizi-yang-tak-boleh-diabaikan/ Wed, 09 Jun 2021 01:23:23 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3702 Polinela, Rabu (09/06/2021). Empat Sehat Lima Sempurna. Masih ingat dengan slogan ini? Ya, slogan ini terkait dengan pola makan yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan empat sehat terdiri dari nasi (sumber karbohidrat), lauk pauk (sumber protein), sayur dan buah (sumber serat, vitamin, dan mineral). Disempurnakan […]

The post Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Rabu (09/06/2021). Empat Sehat Lima Sempurna. Masih ingat dengan slogan ini? Ya, slogan ini terkait dengan pola makan yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan empat sehat terdiri dari nasi (sumber karbohidrat), lauk pauk (sumber protein), sayur dan buah (sumber serat, vitamin, dan mineral). Disempurnakan dengan lima, yaitu susu. Namun pola konsumsi ini telah berganti seiring dengan perubahan gaya hidup manusia Indonesia modern yaitu B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman). Apakah susu sebagai penyempurna pada pola konsumsi 4 sehat 5 sempurna masih penting pada pola konsumsi B2SA?

Susu adalah cairan berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia (manusia, kerbau, sapi, kambing, domba, unta, kuda, keledai dan sebagainya). Susu merupakan sumber zat gizi penting bagi manusia, terutama bayi yang baru lahir. Susu mengandung komponen gizi lengkap, yaitu karbohidrat, lemak, asam lemak, protein, asam amino (18), kolesterol, vitamin (9), dan mineral (10).

Karbohidrat susu adalah laktosa. Laktosa memberikan rasa manis pada susu. Asam lemak susu terdiri dari 3 jenis, yaitu asam lemak rantai pendek (SFA), asam lemak tidak jenuh tunggal (MUFA), dan asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA). Protein susu terdiri dari 3 komponen besar, yaitu protein kasein, protein whey, dan protein terkait dengan membran globula lemak susu. Asam amino susu dan produk olahan susu meliputi asam amino esensial (isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptopan, valin, dan histidin) dan non esensial (sistein, tirosin, dan arginin). Vitamin susu terdiri dari vitamin larut air (tiamin, riboflavin, niasin, B6, folat, B12, dan C) dan vitamin larut lemak (A, D, dan E). Mineral susu, yaitu kalsium, fosfor, sodium, potasium, magnesium, besi, zink, tembaga, dan iodine. Garam-garam mineral ini memberikan rasa sedikit asin pada susu.

Susu selain dikonsumsi secara langsung sebagai minuman (susu segar), susu juga merupakan bahan baku untuk membuat berbagai produk olahan susu seperti susu bubuk, susu krim, susu skim, mentega, keju, es krim, yohurt, kefir, dan curstad. Susu juga banyak digunakan sebagai ingredient pada pembuatan aneka pangan seperti produk coklat, roti dan pastry, biskuit dan crackers, pancake dan waffle, dan sebagainya.

Lengkapnya komponen gizi susu sehingga memberikan kontribusi besar bagi gizi manusia menjadikan susu mendapat tempat istimewa sehingga ada Hari Susu Sedunia dan Hari Susu Nusantara yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Perayaan Hari Susu sedunia telah dimulai sejak tahun 2001 yang diinisiasi oleh Food and Agriculture Organization (FAO). Sedangkan Indonesia merayakan Hari Susu Nusantara sejak tahun 2009. Peringatan Hari Susu berfokus pada peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya susu sebagai bagian dari diet seimbang bagi kesehatan dan pentingnya industri susu yang menghasilkan berbagai produk olahan susu.

Masih ada kontroversi susu sebagai pemenuhan gizi manusia yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit degenaratif seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kardiovakuler (stroke), dan kanker. Namun demikian manfaat susu tetap baik bagi pemenuhan gizi jika dikonsumsi secara seimbang.

Protein penting dalam menurunkan dan memelihara berat badan karena memberikan efek mengenyangkan sehingga mencegah konsumsi berlebihan dan dapat mengurangi simpanan lemak. Oleh karena itu susu dan produk olahan susu dapat menurunkan risiko obesitas pada anak-anak dan produk olahan susu dapat memperbaiki komposisi tubuh dan memfasilitasi penurunan berat badan selama pembatasan energi pada orang dewasa.

Produk fermentasi susu seperti keju dan yoghurt mempunyai keunggulan karena memberikan kebaikan pada mikrobiota usus sehingga berkontribusi terhadap penurunan risiko diabetes tipe-2. Selain itu susu dan yoghurt memberikan efek insulin tropik yaitu dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe-2.

Susu mengandung lemak dan mineral kalsium. Produk olahan susu yang rendah lemak dan kaya kalsium dianggap dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu konsumsi susu dan produk olahan susu sebanyak 200-300 ml/hari tidak akan meningkatka risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular, terutama stroke.
Susu dan produk olahan susu mengandung sejumlah mineral yang diperlukan dalam membangun kesehatan tulang pada anak-anak dan remaja. Mineral magnesium merupakan salah satu mineral penting untuk pertumbuhan tulang. Mineral kalsium pada susu merupakan mineral organik yang unggul karena mudah diserap oleh tubuh.

Kalsium pada susu dan produk olahan susu merupakan salah satu mineral yang mempunyai efek positif terhadap pencegahan munculnya kejadian kanker. Konsumsi susu dan produk olahan susu dapat mencegah kanker kolorektal, kanker kandung kemih, kanker lambung, dan kanker payudara.

Konsumsi susu masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara lain. Menurut BPS tahun 2019 komsumsi susu berkisar 16,23 kg/kapita/tahun. Susu sebagai bagian dari diet sehari-hari akan memberikan asupan gizi yang beragam, bergizi, dan seimbang. Oleh karena itu penting bagi kita mulai saat ini mengkonsumsi susu dan produk olahan susu agar mendapatkan asupan gizi yang berkualitas untuk menghasikan stamina tubuh yang prima.

 

Pustaka

Gantner V, Mijic P, Baban M, Turalija, A. 2015. The overall and fat composition of milk of various species. Mljekarstvo/Dairy, 65: 223-231.

Cornelia Bär, Déborah Mathis, Patrick Neuhaus, Desirée Dürr, Walter Bisig, Lotti Egger, Reto Portmann. 2019. Protein profile of dairy products: Simultaneous quantification of twenty bovine milk proteins. International Dairy Journal, 97:167-175. https://doi.org/10.1016/j.idairyj.2019.01.001.

Górska-Warsewicz, H., Rejman, K., Laskowski, W., & Czeczotko, M. 2019. Milk and Dairy Products and Their Nutritional Contribution to the Average Polish Diet. Nutrients, 11(8): 1771. https://doi.org/10.3390/nu11081771

Thorning, T. K., Raben, A., Tholstrup, T., Soedamah-Muthu, S. S., Givens, I., & Astrup, A. 2016. Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidence. Food & nutrition research, 60: 32527. https://doi.org/10.3402/fnr.v60.32527.

*Artikel telah dirilis pada lampung.rilis.id

The post Susu Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran https://polinela.ac.id/bijak-mengonsumsi-makanan-saat-lebaran/ Tue, 25 May 2021 05:02:54 +0000 https://polinela.ac.id/?p=3645 Polinela. Senin (24/05/2021). Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan, lebaran identik dengan makanan bersantan seperti rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan lainnya sebagai teman ketupat. Ini sudah merupakan tradisi sejak lama. Bisa dibilang tidak lebaran jika tidak ada menu ini semua. Tapi kita tidak bisa membiarkan tubuh menerima makanan […]

The post Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela. Senin (24/05/2021). Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung menjelaskan, lebaran identik dengan makanan bersantan seperti rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan lainnya sebagai teman ketupat. Ini sudah merupakan tradisi sejak lama. Bisa dibilang tidak lebaran jika tidak ada menu ini semua.

Tapi kita tidak bisa membiarkan tubuh menerima makanan ini berhari-hari. Apalagi semua makanan dipanaskan berulang kali karena dimasak dalam jumlah banyak.

Menurut WHO asupan lemak tidak boleh lebih dari 30 persen dari total energi per hari. Ini setara dengan 67 gram lemak per hari. Jika total kebutuhan energi per hari 2000 kalori, maka ini setara dengan 5-6 sendok makan minyak per hari.

Kalau dari hari pertama sampai maksimal hari ketiga lebaran saja mengkonsumsi semua makanan ini setiap saat mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam, bagaimana kadar lemak tubuh kita?

Selain makanan utama, di saat lebaran juga bertebaran kue kering khas lebaran yang manis-manis seperti nastar, kastengel, putri salju, dan kerabat kue kering lebaran lainnya. Kita juga tidak bisa menghindari kue-kue yang menggugah selera tersebut. Tapi harus diingat bahwa asupan gula per hari pun harus dibatasi.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan asupan gula yang baik per hari adalah 50 gram. Jumlah ini setara dengan 5-9 sendok teh gula. Sumber gula juga bisa berasal dari minuman bersoda yang biasa disediakan sebagai minuman yang menyegarkan sebagai teman mengkonsumsi kue-kue tersebut.

Dalam tradisi masyarakat Lampung ketika lebaran harus ada kue basah yang wajib ada yaitu lapis legit. Bahan utama lapis legit adalah telur yang bisa mencapai sampai 40 butir telur dalam 1 loyang. Jika kita mengkonsumsi 1 potong lapis legit dengan berat 123 gram maka kita akan mendapat asupan kalori sebesar  511 kilokalori (kkal) dengan rincian 41 gram lemak, 31 gram karbohidrat, dan 6 gram protein.

Jika ditotal maka sudah berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh dalam 1 hari? Pasti sudah banyak dan mungkin melebihi batas asupan per hari yang dianjurkan.

Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, rata-rata kebutuhan kalori untuk pria dan wanita usia 30–49 tahun masing-masing adalah 2625 dan 2150 kkal per hari.

Sebetulnya asupan kalori per hari yang banyak tapi diimbangi dengan aktivitas yang memerlukan energi yang banyak juga maka tidak menjadi masalah. Sekarang pertanyaannya bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan di saat lebaran? Apakah aktivitas yang dilakukan bisa mengeluarkan energi dalam jumlah banyak?

Saya pikir kebanyakan dari kita tidak melakukan itu. Apalagi saat ini kita lebaran hanya di rumah saja tidak ada aktivitas yang berarti. Mungkin aktivitas kita hanya duduk, makan, ngobrol, tidur yang tidak memerlukan banyak energi.

Jadi bagaimana sebaiknya makanan yang dikonsumsi dan apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan kalori yang berlebih yang telah masuk ke dalam tubuh agar tetap sehat dan bugar di saat lebaran di tengah pandemi Covid-19 ini?

Hal pertama adalah segeralah berpikir untuk membatasi konsumsi semua makanan lebaran tersebut. Cara paling jitu adalah mulailah puasa Syawal sehari setelah lebaran.  Hal ini akan menahan godaan kita untuk mengkonsumsi makanan yang begitu menggiurkan.

Cara lain jika tidak  berpuasa karena masih tetap ingin mengkonsumsi makanan lebaran adalah batasi makanan tersebut hanya sampai 2 hari, setelah itu berhenti dan mulailah memasak dan mengkonsumsi makanan ”normal” sehari-hari.

Kemudian batasi juga konsumi kue kering dan kue basah yang manis dan minuman bersoda. Saya pikir ini bisa dilakukan karena kita tidak terlalu banyak silaturahim ke sanak saudara, teman-teman, dan handai taulan.

Kedua dan sangat penting adalah berolahraga tidak hanya di saat lebaran seperti ini tapi juga harus dilakukan setiap hari sebagai kegiatan rutin.

Hari ketiga kita harus sudah mulai memasak makanan “normal”. Dalam konsumsi makanan bisa berpegang pada konsep makanan 3B, yaitu beragam, bergizi, dan berimbang. Maknanya kita harus mengkonsumsi makanan dari berbagai jenis bahan pangan yang memiliki zat gizi lengkap dalam jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh dan aktivitas.

Tubuh butuh zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak) dan mikro (vitamin dan mineral). Karbohidrat diperlukan sebagai sumber energi utama tubuh, penghemat protein, dan pengatur metabolisme lemak.

Masyarakat Indonesia pada umumnya mengkonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat. Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan untuk memperoleh sumber karbohidrat dari serealia lainnya seperti jagung, gandum, jelai, oats, shorgum, jewawut, dan jali.  Umbi-umbian seperti ubi kayu, talas, gembili, gadung, ubi jalar, kimpul, garut, ganyong, sagu, dan suweg juga merupakan sumber karbohidrat yang dapat diandalkan.

Bahan pangan sumber protein sangat dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan pemeliharaan, pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat gizi, dan juga sebagai sumber energi.

Sumber protein dapat diperoleh dari bahan hewani ataupun nabati. Dari hewani seperti telur, ikan, ayam, daging, atau susu. Sedangkan dari nabati antara lain adalah kacang-kacangan seperti kedelai dengan produk olahan terkenalnya karena kandungan gizi yang sangat baik, yaitu tempe.

Lemak merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tubuh meskipun asupannya dibatasi. Adapun fungsi lemak di antaranya adalah sebagai sumber energi, sumber asam lemak esensial, alat angkut vitamin larut lemak, menghemat protein, memberi rasa kenyang dan kelezatan, sebagai pelumas, memelihara suhu tubuh, dan sebagai pelindung organ tubuh. Dari makanan sumber protein kita juga akan memperoleh lemak.

Vitamin dan mineral diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit tetapi memiliki peran sangat penting. Vitamin berfungsi dalam reaksi metabolisme energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh.  Sedangkan mineral berfungsi di antaranya adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh, transmisi saraf dan kontraksi otot, metabolisme energi, dan memberi bentuk  (struktur) pada tulang.

Vitamin terbagi menjadi 2, yaitu vitamin larut air (vitamin B dan C) dan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Mineral juga terdiri dari 2 jenis yaitu mineral makro dan mineral mikro. Mineral makro adalah mineral yang diperlukan dalam jumlah banyak oleh tubuh yaitu Natrium (Na), Klorida (Cl), Kalsium (Ca), Fosfor (P), Magnesium (Mg), Sulfur (S) dan mineral mikro adalah mineral yang dibutuhkan sedikit oleh tubuh seperti besi, (Fe), Seng (Zn), Iodium (I), Tembaga (Cu), Mangan (Mn), Krom (Cr), Selenium (Se), Molibdenum (Mo), Fluor (F), Kobalt (Co).

Dalam berbagai bahan pangan baik hewani maupun nabati yang dikonsumsi akan terdapat vitamin dan mineral dalam jenis dan jumlah yang beragam.

Yang tidak kalah pentingnya dari semua zat gizi makro dan mikro di atas adalah serat pangan.  Serat pangan bukanlah zat gizi tapi merupakan komponen non gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Peran serat pangan di antaranya dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mempercepat waktu retensi sehingga mencegah sembelit dan memperlancar buang air besar, serta mencegah kanker usus besar. Serat pangan dapat diperoleh jika mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan wajib yang harus ada dalam menu sehari-hari Selain manfaat serat pangan yang diperoleh, sayuran dan buah-buah yang berwarna-warni juga merupakan sumber komponen bioaktif yang sangat berguna bagi tubuh untuk mencegah bahkan bisa menyembuhkan penyakit.

Dengan mengkonsumsi makanan dari bahan pangan yang beragam maka akan didapatkan berbagai zat gizi makro dan mikro maupun zat non gizi yang dibutuhkan tubuh yang tentunya dikonsumsi dalam jumlah yang berimbang sesuai dengan kebutuhan harian kita berdasarkan jenis kelamin, usia, dan aktivitas kita sehari-hari.

Satu lagi yang tidak boleh lupa yaitu konsumsi air sebanyak 8 gelas atau setara dengan 2 liter. Mengapa? Karena tubuh kita 60 persen adalah cairan.

Cairan diperlukan untuk mendukung metabolisme tubuh berjalan secara sempurna, seperti nutrisi yang di bawa ke sel-sel tubuh oleh darah yang komponen utamanya merupakan cairan, membuang racun yang dihasilkan oleh organ-organ tubuh, menjaga kelembaban telinga, hidung, tenggorokan, dan fungsi-fungsi tubuh lainnya.

Oleh karena itu marilah kita bijak dalam mengkonsumsi makanan di saat lebaran. Ubah pola makan sesegera mungkin untuk tetap sehat dan bugar sehingga kita bisa bertemu lagi dengan Ramadan di tahun depan dan bisa merayakan lebaran tidak seperti tahun ini yang hanya di rumah.

*Artikel telah dirilis pada lampung.rilis.id

The post Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Teaching Factory Menguatkan Keterampilan dan Kompetensi Lulusan https://polinela.ac.id/teaching-factory-menguatkan-ketrampilan-dan-kompetensi-lulusan/ Thu, 23 Jul 2020 08:26:04 +0000 https://polinela.ac.id/?p=2431 Polinela, Kamis  (23/07/2020). Teaching Factory merupakan salah satu unggulan yang dimiliki oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Fasilitas ini belum banyak dimiliki oleh PTN lain di Indonesia. Polinela saat ini mempunyai 5 jurusan, 23 program studi, 2 program studi di kampus 2 Polinela, dan 1 program studi pascarasjana dengan 14 Teaching Factory. Teaching Factory Polinela juga […]

The post Teaching Factory Menguatkan Keterampilan dan Kompetensi Lulusan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Polinela, Kamis  (23/07/2020). Teaching Factory merupakan salah satu unggulan yang dimiliki oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Fasilitas ini belum banyak dimiliki oleh PTN lain di Indonesia. Polinela saat ini mempunyai 5 jurusan, 23 program studi, 2 program studi di kampus 2 Polinela, dan 1 program studi pascarasjana dengan 14 Teaching Factory.

Teaching Factory Polinela juga mendapat dukungan dari Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti. Teaching factory merupakan sebuah konsep pembelajaran yang berorientasi pada produksi dan bisnis untuk menjawab tantangan perkembangan industri saat ini dan nanti.

Teaching Factory (TeFa) adalah suatu konsep pembelajaran di Vokasi berbasis produksi atau jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di industri. Program ini dilaksanakan dalam suasana seperti layaknya industri. Implementasi TeFa di Polinela dapat menjembatani kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan kompetensi yang dihasilkan oleh kampus.

Salah satu tujuan Polinela adalah mewujudkan sistem pembelajaran vokasi berbasis kompetensi, disiplin, terampil, dan mandiri. Keberadaan Laboratorium TeFa adalah salah satu buktinya. Tefa merupakan keharusan bagi perguruan tinggi vokasi sebagai sarana menguatkan ketrampilan dan kompetensi lulusannya. PT vokasi  mempunyai kekuatan atau keunggulan sebagai pembeda dibanding PT Akademik.

Empat Belas TeFa yang ada di Polinela adalah :

  1. TeFa Kimia Industri yang diketuai oleh Dr. Oktaf Rina, S.Si., M. Si. dengan produk unggulan Sabun cair pencuci piring, hand soap dan VCO.
  2. Seed Teaching Farm yang diketuai oleh Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D. dengan produksi unggulan Benih dan buah bentuk hati dan kotak dengan berbagai varietas
  3. Polinela Organic Farm yang diketuai oleh Dr. Dulbari, S.P., M.Si dengan produksi unggulan Beras, Sayur, Edamame Organik
  4. Polifeed yang diketuai oleh Dr. Rakhmawati, S.Pi., M.Si. dengan produksi unggulan Pakan Ikan Apung
  5. Polibronik yang diketuai oleh Dr. Ir. Suraya Kafi, M.TA. dengan produksi unggulan Ayam organik
  6. Smart Agribussines yang diketuai oleh Marlinda Apriani, S.P, M.P.  dengan produksi unggulan Sayuran hidroponik, buah naga, dan edukasi agribisnis
  7. House of Soy yang diketuai oleh Dr. Chandra Utami W, S.TP., M.Si dengan produksi unggulan Susu Kedelai, Puding Kedelai, Bubur sum sum Kedelai
  8. Polihidrofarm yang diketuai oleh Rizka Novi Sesanti, S.P., M.P. dengan produksi unggulan sayuran hidroponik, buah hidroponik.
  9. Roti Campus yang diketuai oleh Ir. Hertini Rani, M.TA. dengan produksi unggulan Roti manis, Roti tawar, Pastry Cake, dan Roti Campus.
  10. Pembibitan Kelapa Sawit yang diketuai oleh Ir. Bambang Utoyo, M.P. dengan produksi unggulan Bibit Kelapa Sawit Bersertifikat.
  11. Agroedutourism yang diketuai oleh Anwar Rahman, S.Pd., M.Pd. dengan produksi unggulan jasa Pariwisata.
  12. Logam dan Otomotif yang diketuai oleh Ir. Yose Sebastian, M.P. dengan produksi unggulan Alat Mesin Pertanian.
  13. Perkebunan yang diketuai oleh Ir. Ersan, M.T.A. dengan produksi Produk Perkebunan.
  14. Polifish Farm yang diketuai oleh Epro Barades, S.Pi., M.Si. dengan produksi unggulan Ikan Segar

“Pengembangan TEFA yang berstandar industry bagi PT vokasi sangat amat penting dan strategis, untuk menghasilkan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industry pula”, papar Direktur, Dr.Ir. Sarono,M.Sc.,

Tahun ini tiga prodi Polinela mendapat Hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (PPPTV) dari Pendidikan dan Kebudayaaan Tahun 2020 yang akan digunakan untuk perkembangan Pusat Unggulan Teknologi (PUT) yang juga merupakan teaching factory. Ketiga prodi itu adalah Perjalanan Wisata, Teknologi Produksi Ternak, dan Teknologi Pangan. Dengan adanya hibah ini, kedepannya Polinela akan menambah 3 Tefa lagi, tutupnya.

The post Teaching Factory Menguatkan Keterampilan dan Kompetensi Lulusan appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Panduan E-learning Polinela https://polinela.ac.id/panduan-e-learning-polinela/ Mon, 11 May 2020 04:23:41 +0000 https://polinela.ac.id/?p=2241 E-learning merupakan salah satu alternatif untuk melaksanakan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau online. Meski pembelajaran tatap muka merupakan suatu keharusan, namun ditengah wabah Covid-19 hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Berawal dari situlah, banyak perguruan tinggi memanfaatkan platform LMS (Learning Management System) seperti Moodle sebagai media pembelajaran online. Salah satu perguruan tinggi di Lampung yang […]

The post Panduan E-learning Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
E-learning merupakan salah satu alternatif untuk melaksanakan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau online. Meski pembelajaran tatap muka merupakan suatu keharusan, namun ditengah wabah Covid-19 hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

Berawal dari situlah, banyak perguruan tinggi memanfaatkan platform LMS (Learning Management System) seperti Moodle sebagai media pembelajaran online. Salah satu perguruan tinggi di Lampung yang memanfaatkan platform tersebut yaitu Politeknik Negeri Lampung (Polinela).
Polinela sudah lama memiliki elearning (elearning.polinela.ac.id), namun penggunaan fasilitas tersebut belum optimal. Masih ada beberapa tenaga pengajar yang belum bisa mengelola konten pembelajaran di elearning, seperti menyisipkan file materi yang terhubung dengan google drive, membuat tugas (assignment) maupun quiz.
Agus Ambarwari salah satu dosen Manajemen Informatika yang merupakan tenaga pengajar baru (CPNS), berinisiatif membuat panduan pengelolaan materi di elearning Polinela berupa video.
Panduan pengelolaan elearning Polinela ini dapat dilihat pada link berikut:

The post Panduan E-learning Polinela appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Pemanfaatan Platform Google Meet untuk Kuliah Daring https://polinela.ac.id/pemanfaatan-platform-google-meet-untuk-kuliah-daring/ Thu, 16 Apr 2020 06:34:28 +0000 https://polinela.ac.id/?p=2189 Salah satu langkah tindakan pencegahan penularan Covid-19 yang kini banyak diterapkan di perguruan tinggi adalah mengharuskan Mahasiswa untuk belajar dari rumah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang mendukung kuliah daring. Platform yang banyak digunakan untuk menunjang kuliah daring adalah Learning Management System, Zoom, Google Meet, dan sebagainya. Namun dalam pemilihan platform harus dapat menyesuaikan dengan anggaran […]

The post Pemanfaatan Platform Google Meet untuk Kuliah Daring appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>
Salah satu langkah tindakan pencegahan penularan Covid-19 yang kini banyak diterapkan di perguruan tinggi adalah mengharuskan Mahasiswa untuk belajar dari rumah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang mendukung kuliah daring. Platform yang banyak digunakan untuk menunjang kuliah daring adalah Learning Management System, Zoom, Google Meet, dan sebagainya.

Namun dalam pemilihan platform harus dapat menyesuaikan dengan anggaran atau budget yang dimiliki untuk kebutuhan kuoata internet. Salah satu platform yang mendukung kuliah daring dengan tatap muka secara online adalah Google Meet.

Google Meet yang awalnya berbayar, namun selama masa pandemi ini digratiskan hinga 1 Juli 2020. Google Meet dapat diakses melalui website, Android maupun iOS. Di Google Meets ini tidak hanya bisa melihat dokumen belajar tetapi juga presentasi hingga merekam. Fitur Hangouts Meet memiliki kemampuan live streaming hingga 10.000 penonton dalam suatu domain dan pertemuan besar hingga 250 peserta per kelas.

Dr. Septafiansyah Dwi Putra, salah satu Dosen Manajemen Informatika yang saat ini menjabat sebagai Kepala Puskom Politeknik Negeri Lampung memberikan panduan praktis menggunakan Google Meet yang dapat dimanfaatkan untuk karyawan, dosen, mahasiswa dan masyarakat luas.

Panduan menggunakan Google Meet ini dapat diunduh pada link di bawah ini :

Panduan menggunakan Google Meet

The post Pemanfaatan Platform Google Meet untuk Kuliah Daring appeared first on Politeknik Negeri Lampung.

]]>