Berita Mahasiswa

Benchmarking ke BRMP Yogyakarta, MTKP Polinela Telusuri Penerapan Pertanian Modern

Polinela, Jum’at (01/08/2025). Setelah melakukan kunjungan ke Badan Pangan Nasional, tim pengelola Program Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) dari Politeknik Negeri Lampung melanjutkan kunjungan akademik ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Yogyakarta. Kunjungan bertujuan untuk memahami perkembangan mekanisasi pertanian dan menyelaraskan kurikulum pendidikan ketahanan pangan dengan tren pertanian presisi dan modern.

Program Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) dari Politeknik Negeri Lampung melanjutkan kunjungan akademik ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Yogyakarta

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Balai BRMP D.I. Yogyakarta, Dr. Dedy Irwandy, bersama Kepala Tim Diseminasi, Agung Iswandi, di ruang perpustakaan BRMP. Dalam sambutan, Dr. Dedy Irwandy menjelaskan bahwa akselerasi pertanian modern adalah salah satu tugas utama BRMP—lembaga yang lahir dari transformasi BPTP dan BSIP menjadi BRMP pada akhir 2024. Lembaga ini mengambil peran seperti litbang, namun tanpa tagline penelitian, dengan fokus pelaksanaan arahan Kementerian Pertanian untuk memodernisasi pertanian melalui mitra kerja seperti penyuluh dan petani sasaran.

Lebih lanjut, beliau menuturkan sejarah evolusi kelembagaan dari BIP, IP2TP, BPTP, BSIP hingga akhirnya menjadi BRMP — sebuah entitas yang memang berorientasi pada penerapan modernisasi pertanian di berbagai agroekosistem lokal .

Tim MTKP, yang dipimpin oleh Dr. Irmayani Noer, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, yakni untuk mencermati mekanisasi, instrumentasi, dan pertanian presisi sebagai bagian penting dari visi pendidikan MTKP. Pengelola MTKP berupaya menyamakan persepsi agar kurikulum dapat terus diperbarui dan sesuai dengan perkembangan teknologi pertanian.

r. Irmayani Noer, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, yakni untuk mencermati mekanisasi, instrumentasi, dan pertanian presisi sebagai bagian penting dari visi pendidikan MTKP

Dalam pemaparan dari BRMP Yogyakarta, terungkap bahwa wilayah Yogyakarta—meski kecil—mewakili berbagai agroekosistem dari dataran rendah hingga tinggi serta kawasan pertanian terpadu. BRMP bahkan mengelola enam sarana layanan utama:

  1. UPBS (Unit Pengujian dan Standarisasi)
  2. Laboratorium tanah dan pupuk
  3. Laboratorium diseminasi
  4. Instalasi dan pengujian penerapan SIP (Sistem Instrument Pertanian)
  5. Taman Agrostandar
  6. Perpustakaan modern

Selanjutnya, para pengelola dosen MTKP juga diajak berkeliling fasilitas laboratorium dan lahan uji coba pertanian untuk memperoleh pemahaman praktis mengenai implementasi teknologi modern secara langsung.

Hasil dialog menunjukkan bahwa kebersamaan antara perguruan tinggi seperti MTKP Polinela dan institusi penerapan teknologi seperti BRMP menjadi kunci percepatan integrasi teknologi di lapangan. BRMP berperan menyusun rencana dan kebijakan teknis, menguji serta menyebarkan teknologi pertanian modern berbasis lokasi spesifik, sesuai amanat Permentan 02/2025 dan 10/2025.

Kunjungan ini mempertegas komitmen MTKP Polinela dalam memperkaya kurikulum dengan insight nyata dari institusi teknis negara dan praktik lapangan. Dengan demikian, lulusan MTKP diharapkan siap mendukung transformasi pertanian nasional melalui penerapan ide, teknologi, dan kebijakan secara adaptif, ilmiah, dan berdampak nyata.